×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Tradisi

Provinsi

Nusa Tenggara Barat

Maulu Weki

Tanggal 10 Jul 2018 oleh Arum Tunjung.

Kue Tart, Balon, Lilin dan pernak pernik lainnya nampak mendominasi menghiasi acara peringatan hari kelahiran anak pada sekarang ini. Bukan hanya itu, saat sekarang peringatan hari kelahiran atau ulang tahun sudah identik dengan restoran siap saji yang menjadi tempat perayaan dalam konteks kehidupan modern.

Sejarah peniupan lilin dan peletakaannya diatas kue tart itu sendiri dimulai pada zaman Yunani kuno membuat sebuah kue berbentuk bulat untuk menghormati Dewi Artemis yang merupakan Dewi Bulan dalam kepercayaan Mitologi Yunani. Nyala lilin pada kue sebagai symbol cahaya bulan sedangkan untuk peniupan lilin sebagai symbol sebuah harapan dan doa kepada Tuhan, yang juga dilakukan oleh para penganut agama Majusi kuno berdoa kepada Api sebagai symbol perantara mereka dengan Tuhan.

Di Eropa sendiri kue ulang tahun bermula pada abad 17 dimana kue tart dulunya hanya diperuntukkan bagi kalangan orang kaya saja, seiring adanya revolusi industri yang terjadi di Eropa kemudian kue tart merakyat dikalangan para rakyat jelata hingga kini. Dan perayaan ulang tahun menggunakan kue tart masuk di Nusantara di bawa oleh orang-orang Belanda dan kaum Eropa lainnya.

Kue tart juga sekarang sudah menggantikan posisi Nasi Tumpeng sebagai symbol perayaan hari penting yang merupakan tradisi asli dari Nusantara. Sejarah nasi tumpeng sendiri berasal dari tradisi agama Hindu yang memuliakan gunung sebagai tempat para roh suci leluhur bersemayam, bentuk kerucutnya mempunyai makna meniru gunung sebagai tempat tinggal para dewa-dewi.

Sedangkan di Bima sendiri mempunyai cara dan tradisi tersendiri dalam merayakan hari ulang tahun, perayaan hari lahir itu dinamai dengan “Maulu Weki” sebuah tradisi lama yang sering dilakukan pada masa Kesultanan. Nama Maulu Weki yang diambil dari kata Maulud (kelahiran) dan Weki (diri), tradisi tersebut juga bisa dikatakan sebuah ritus untuk ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta, ketika ada yang mempringati hari kelahirannya maka dia akan mengadakan Doa dan Zikir dirumahnya juga mengeluarkan sedekah berupa uang atau makanan.

Jika yang Maulu Weki mengeluarkan sedekah makanan biasanya berbentuk bubur, dimana bubur diletakkan pada nampan besar kemudian orang-orang berdatangan datang duduk melingkari nampan dan dimakan bersamasama, makan bersama bubur ini namanya “Ngaha Karedo” dalam bahasa Mbojo. Dan jika yang Maulu Weki mengeluarkan uang maka akan disedekahkan kepada Lebe (Imam Masjid) untuk keperluan Agama dan juga diberikan pada anak yatim piatu.

Bukan hanya bubur yang dihidangkan pada saat perayaan, juga di hidangkan berbagai makan-makanan yang lezat sebagai jamuan untuk para kerabat yang datang untuk ikut berdoa buat keselamatan dan keberkahan yang Maulu Weki.

Seiring waktu berlalu ritus Maulu Weki perlahan menghilang dan dilupakan dalam dekapan era modern, tapi juga ada sebagian yang masih melakukan tradisi lama ini, biasanya pada keluarga tertentu di Bima yang tetap melakukan dan menjaga untuk menghormati leluhur mereka.

 

Sumber: mbojoklopedia.com

DISKUSI


TERBARU


Mangut Tahu Dan...

Oleh Kyas1 | 26 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Mangut adalah masakan khas Indonesia yang berasal dari daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta, khususnya daerah pesisir seperti Semarang dan da...

Semur Ikan Golo...

Oleh Kyas1 | 26 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Semur Ikan Golok adalah hidangan berkuah dengan rasa manis dan gurih, menggunakan bumbu minimalis, dan sangat cocok untuk menu sahur. Bah...

Semur Ayam, Tel...

Oleh Kyas1 | 26 Sep 2026.
Makanan Minuman

Bahan-bahan 2 potong dada ayam 2 btr telur rebus 2 buah tahu putih (potong sesuai selera) 300 ml air Bumbu Halus: 7 siung bawang merah 3 siun...

Ikan Masak Kuni...

Oleh Kyas1 | 26 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Ikan Masak Kuning adalah masakan yang simpel untuk berbuka puasa. Berasal dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Bahan 5 ekor Ikan Laya...

Lodeh Terong Da...

Oleh Kyas1 | 26 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Lodeh Terong dan Labu Siam adalah sayur sederhana yang lezat, cocok dinikmati dengan nasi hangat, sambal terasi, dan telur dadar. Resep in...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...