×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Tradisi

Provinsi

Nusa Tenggara Barat

Tradisi Mbaju Rasa

Tanggal 10 Jul 2018 oleh Arum Tunjung.

Dalam Bahasa Bima, Mbaju berarti menumbuk padi. Sedangkan Rasa berarti kampung. Hal ini berarti bahwa kegiatan Mbaju Rasa adalah prosesi menumbuk padi secara massal yang dilakukan oleh masyarakat khususnya kaum perempuan Dana Mbojo pada masa lalu. Tradisi ini diperkirakan sudah ada sejak masyarakat Bima-Dompu mengenal cara bercocok tanam dengan sistim pertanian menetap, yaitu tepatnya pada era Ncuhi, dimana pada masa ini sudah ada sistim paguyuban masyarakat yang dipimpin para Ncuhi. Masa Ncuhi itu sendiri berlangsung jauh sebelum Bima memasuki masa kerajaan sekitar abad 14 M.

 

Pada Masa Lalu, tradisi Mbaju Rasa dilakukan usai panen padi atau menjelang hajatan-hajatan di masyarakat seperti pernikahan, khitanan, khatam Alqur’an dan lain-lain kegiatan di kampung. Dilandasi semangat kebersamaan dan gotong royong, Mbaju Rasa dilakukan pada suatu tempat yang telah ditentukan dengan cara, kaum ibu membawa padi dari lumbung masing-masing diserta Alu dalam bahasa Bima dikenal dengan Aru. Sedangkan beberapa lesung sudah dipersiapkan oleh kaum laki-laki di tempat yang menjadi arena  Mbaju Rasa.

Dengan membawa beberapa ikat padi dan palawija lainnya ke arena Mbaju Rasa adalah bentuk sumbangan dan bantuan dari warga untuk warga yang berhajat. Ini adalah bentuk partisipasi spontan yang dilakukan masyarakat untuk membantu sesama dan meringankan beban keluarga yang berhajat. Dengan penuh canda, kaum perempuan menumbuk padi sehingga melahirkan irama khas music perkusi alami yang terdengar hingga ke kampung seberang. Kadang alunan suara alu, antan dan lesung ini diiringi dengan lagu-lagu dengan syair dan pantun yang penuh petuah.

Tradisi ini terus bertahan hingga Bima memasuki masa kesultanan pada abad 17 M, tradisi Mbaju Rasa pun berkembang tidak hanya untuk membantu keluarga atau kerabat yang berhajat, tetapi Mbaju Rasa juga dilakukan untuk membangun Masjid dan Mushalla. Beras yang dihasilkan melalui Mbaju Rasa dikumpulkan untuk membiayai pembangunan sarana ibadah maupun sarana pendidikan.

Kini, seiring perubahan zaman, tradisi Mbaju Rasa sudah tidak dilaksanakan lagi. Perlu ada sebuah kebijakan untuk melestarikan tradisi positif warisan leluhur masyarakat Bima ini dalam konteks kekinian baik sebagai ajang wisata budaya maupun membangkitkan semangat masyarakat untuk bergotong royong seperti yang dilakukan masyarakat Desa Monggo kecamatan Madapangga Kabupaten Bima di pertengahan April 2011. Kaum ibu melaksanakan tradisi Mbaju Rasa untuk membantu biaya pembangunan masjid di desa setempat.

DISKUSI


TERBARU


Mangut Tahu Dan...

Oleh Kyas1 | 26 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Mangut adalah masakan khas Indonesia yang berasal dari daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta, khususnya daerah pesisir seperti Semarang dan da...

Semur Ikan Golo...

Oleh Kyas1 | 26 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Semur Ikan Golok adalah hidangan berkuah dengan rasa manis dan gurih, menggunakan bumbu minimalis, dan sangat cocok untuk menu sahur. Bah...

Semur Ayam, Tel...

Oleh Kyas1 | 26 Sep 2026.
Makanan Minuman

Bahan-bahan 2 potong dada ayam 2 btr telur rebus 2 buah tahu putih (potong sesuai selera) 300 ml air Bumbu Halus: 7 siung bawang merah 3 siun...

Ikan Masak Kuni...

Oleh Kyas1 | 26 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Ikan Masak Kuning adalah masakan yang simpel untuk berbuka puasa. Berasal dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Bahan 5 ekor Ikan Laya...

Lodeh Terong Da...

Oleh Kyas1 | 26 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Lodeh Terong dan Labu Siam adalah sayur sederhana yang lezat, cocok dinikmati dengan nasi hangat, sambal terasi, dan telur dadar. Resep in...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...