×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Upacara Adat

Provinsi

Jawa Timur

Asal Daerah

Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan

Upacara Eretan Pacitan

Tanggal 12 Feb 2019 oleh Gandungsenatama123 .

Salah satu yang menjadi keunggulan masyarakat Jawa adalah semangat gotong royongnya yang tinggi, dan selalu dipupuk dalam setiap kesempatan dan kegiatan yang ada. Seperti yang dilakukan oleh sekelompok nelayan di Desa Worawari, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan Jawa Timur. Warga yang tergabung dalam serikat nelayan Kebonagung menyelenggarakan tradisi eret atau eretan. Eret adalah mencari ikan dengan metode jaring panjang yang dipasang melingkari teluk. Kedua ujung jaring ada di daratan dan kemudian ditarik bersama untuk menggiring ikan kearah pesisir. Ikan yg berhasil digiring nantinya akan terperangkap ke dalam jaring panjang tersebut, atau biasa disebut menangkap ikan jaring keruk. Filosofi yang muncul dalam tradisi eret ini adalah "Eretan Ngupaya Mina", yang merupakan kalimat bahasa Jawa dengan makna saling bergandengan mencari ikan. Nilai yang mungkin sulit didapat dalam zaman yang serba pragmatis dan mementingkan kepentingan sendiri. Selain agenda inti eretan, budaya unik ini juga dimeriahkan dengan agenda pendukung lainnya seperti tari – tarian yang dilaksanakan oleh sinden atau penari setempat.  Tradisi ini dimulai ketika 10 pria berbaris di bibir pantai membelakangi hamparan pasir Laut Pantai Dangkal. Salah satu sesespuh di komunitas tersebut membacakan kata dan kalimat dengan intinya adalah terkait sedekah bumi yang berwujud ayam dimasak bumbu lengkap dengan nasi dan lauk. Sajian itu ditata sedemikian rupa dan ditata di atas hamparan pasir. Sajian tersebut lantas dibacakan doa. Pembacaan dipimpin tokoh agama desa setempat. Ratusan hadirin yang berdiri di segenap penjuru pantai pun ikut berdoa. Lalu setelah doa selesai, 10 pria memulai tugas. Dengan langkah serentak, mereka maju ke arah kepala desa. Lalu, satu persatu tangannya bergantian menjabat kepala desa dan kyai. Kemudian, 10 pria yang mengenakan pakaian ala kadarnya berbalik arah dan beramai-ramai mendorong 2 perahu yang tertambat di tepi pantai. Setelah perahu mengapung, 4 pria menaiki 2 perahu. Sedangkan 6 lainnya menunggu di pesisir. Perlahan perahu tersebut bergerak menjauhi pantai. Beberapa waktu kemudian, kedua perahu bergerak kembali ke pinggir. Lajunya tak terlalu kencang. Tujuannya untuk menjaga agar jaring yang ujungnya tertambat di kedua perahu tidak putus saat di tarik ke daratan. Dengan jarak kurang lebih lima meter dari pantai, puluhan warga lain yang sejak tadi menunggu berhamburan menuju kedua ujung tali jaring yang tertambat di dua perahu untuk menarik jaring penuh aneka jenis ikan. Dan setelah sukses menarik ikan, dan ikan terkumpul, barulah nelayan pemilik perahu dan jaring membaginya. Semua mendapat bagian sesuai perannya. Baik para pria pendorong perahu maupun warga yang suka rela memantu menarik tali jaring, semua membawa ikan. Dan sambil membawa ikan dengan berbagai jenis, para warga tersebut kembali menuju tempat semula. Agenda akhir dari tradisi eretan adalah memakan dan menikmati nasi dan ayam ingkung yang sudah disajikan sebelum acara dimulai. #DaftarSB19

http://alipz33.xtgem.com/index/__xtblog_entry/11173191-upacara-adat-eretan-eret-pacitan-quot-kearifan-lokal-yang-berfilosofi-membudayakan-semangat-gotong-royong-dalam-bentuk-tradisi-kerja-sama-untuk-menangkap-ikan.-desa-worawari-kecamatan-kebonagung?__xtblog_block_id=1

DISKUSI


TERBARU


Berugaq Sekenam

Oleh Kyas1 | 03 Sep 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Berugaq Sekenam adalah salah satu rumah adat suku Sasak Lombok yang memiliki bentuk menyerupai gazebo. Rumah ini didesain dengan mempertim...

Saoraja

Oleh Kyas1 | 03 Sep 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Rumah tradisional masyarakat Suku Bugis di Sulawesi Selatan, Indonesia, adalah rumah panggung yang memadukan kayu sebagai bahan utama. Cir...

Panada

Oleh Kyas1 | 03 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Panada khas Manado adalah kudapan gurih yang menyerupai donat, namun dengan tekstur adonan yang lebih kenyal. Hidangan ini cocok sebagai c...

Sarabba

Oleh Kyas1 | 03 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Sarabba adalah minuman tradisional khas Bugis yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Bugis. Minuman ini dikenal dengan rasa...

Songkolo Bagada...

Oleh Kyas1 | 03 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Songkolo Bagadang merupakan kuliner malam khas Makassar yang berupa nasi ketan hangat bercampur santan dan disajikan dengan lauk sederhana...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...