|
|
|
|
|
|
Asal Mula Batu Rantai Tanggal 25 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Alkisah, di Negeri Tumasik, hiduplah seorang raja bernama Paduka Seri Maharaja yang terkenal tamak, iri hati, kejam, dan sewenang-wenang. Suatu ketika, rakyat Tumasik diserang ratusan ribu ikan todak, bahkan hingga ke pedalaman. Raja memerintahkan penduduk laki-laki membuat pagar betis, namun strategi itu tidak efektif, malah menimbulkan lebih banyak korban. Di tengah keputusasaan, datanglah seorang anak kecil bernama Kabil dari Bintan Penaungan. Kabil menyarankan agar raja memerintahkan rakyat menebang pohon pisang untuk dijejerkan rapat menyerupai pagar, agar moncong ikan todak tersangkut. Walaupun awalnya jengkel dan menganggap Kabil "sok tahu", Paduka Seri Maharaja terpaksa menuruti anjuran tersebut. Keesokan harinya, ketika ikan todak menyerang lagi, moncong mereka benar-benar menancap pada batang pisang, dan rakyat pun beramai-ramai menangkap serta mencincangnya sebagai balas dendam. Kemenangan ini membawa euforia bagi rakyat karena mereka terbebas dari serangan ikan todak dan tidak perlu melaut untuk memenuhi kebutuhan ikan. Namun, para pembesar kerajaan merasa khawatir. Mereka takut dukungan rakyat kepada Kabil akan sangat besar, yang sewaktu-waktu dapat menggulingkan kekuasaan Paduka Seri Maharaja dan mengancam kedudukan mereka. Para pembesar kemudian memengaruhi raja untuk menyingkirkan Kabil dengan cara agar dia tidak dapat kembali lagi. Paduka Seri Maharaja pun memerintahkan pengawal menangkap Kabil, memasukkannya ke dalam kerangkeng besi dengan tubuh terbalut rantai, dan menenggelamkannya di perairan Pulau Segantang Lada. Saat hendak ditenggelamkan, Kabil sempat memprotes hukuman yang diterimanya, namun raja tidak mempedulikannya. Kabil akhirnya tenggelam dan mati mengenaskan. Tidak lama kemudian, air laut di lokasi tewasnya Kabil mendadak menjadi pusaran berbahaya yang oleh penduduk setempat dinamai "Batu Rantai". Para nakhoda yang melintasi perairan itu harus ekstra hati-hati.
Cerita rakyat ini berasal dari Daerah Kepulauan Riau.
Sumber: https://uun-halimah.blogspot.com/2017/01/asal-mula-batu-rantai.html
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |