|
|
|
|
|
|
Balai Pemuda Surabaya Tanggal 31 Jul 2026 oleh Kyas1 . |
Gedung Balai Pemuda Surabaya adalah ikon bersejarah yang melambangkan semangat pemuda dan perjuangan bangsa. Nama "Balai Pemuda" mencerminkan makna dan nilai yang dalam bagi masyarakat Surabaya dan Indonesia. Bangunan ini didirikan pada tahun 1921 oleh sekelompok pemuda Surabaya yang tergabung dalam organisasi Jong Java. Awalnya, gedung ini berfungsi sebagai pusat kegiatan sosial, budaya, dan politik bagi para pemuda yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda. Gedung ini menjadi saksi bisu berbagai peristiwa bersejarah dan markas para pejuang kemerdekaan, dipenuhi dengan semangat dan tekad para pemuda dalam menegakkan kemerdekaan bangsa.
Pemilihan nama "Balai Pemuda" mencerminkan peran penting kaum muda dalam pergerakan nasional. "Pemuda" melambangkan semangat, keberanian, dan tekad untuk meraih kemerdekaan. Gedung ini menjadi pusat pembelajaran, diskusi, dan koordinasi bagi kaum muda Surabaya untuk mencapai cita-cita bersama. "Balai" memiliki makna tempat berkumpul, berbagi ide, dan membangun solidaritas.
Sumber: https://tulungagung.jatimnetwork.com/nasional/73911767145/gedung-balai-pemuda-surabaya-sejarah-dan-kisah-dibaliknya
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |