×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Motif Kain

Elemen Budaya

Motif Kain

Provinsi

Daerah Istimewa Yogyakarta

Asal Daerah

Yogyakarta

Batik Jumputan Motif Flora Dan Fauna

Tanggal 06 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Batik jumputan yang selama ini dikenal dengan motif bulat atau kotak, kini mengalami pengembangan dengan motif flora dan fauna. Motif-motif ini seperti daun, bunga, burung, dan ikan dikreasikan melalui teknik jumputan yang tidak hanya diikat tetapi juga menggunakan proses jahit jelujur, menghasilkan tampilan yang unik dan bervariasi.

Motif & Makna

  • Motif daun
  • Motif bunga
  • Motif burung
  • Motif ikan

Bahan & Teknik

Pembuatan batik jumputan motif flora dan fauna diawali dengan menjiplak gambar pada kain polos. Kemudian, pola tersebut dijelujur. Untuk membentuk motif yang diinginkan, kain diikat dan ditarik serut sebelum proses pewarnaan. Pewarnaan dilakukan dengan mencelup kain beberapa kali, disertai teknik buka tutup jumputan hingga warna dan motif yang dikehendaki muncul. Proses pewarnaan dapat menggunakan pewarna alami atau sintetis.

Waktu Pengerjaan

Pembuatan batik jumputan dengan pewarna sintetis memerlukan waktu sekitar dua hingga tiga hari. Sementara itu, batik jumputan yang menggunakan pewarna alami membutuhkan waktu pengerjaan yang lebih lama, yaitu bisa mencapai delapan hingga dua minggu. Lamanya proses ini juga mempengaruhi harga jual kain batik jumputan.

Asal

Di Indonesia, banyak pengrajin yang memproduksi batik jumputan, dengan ciri khas yang berbeda di setiap daerah. Batik jumputan khas Yogyakarta, misalnya, umumnya memiliki karakter warna yang mencolok karena terdiri dari satu, dua, hingga gradasi tiga warna. Saat ini, perajin batik di daerah Celeban Tahunan Yogyakarta juga mulai mengembangkan kreasi batik jumputan dengan motif yang lebih beragam, tidak lagi monoton.

Sumber: https://fitinline.com/article/read/pengembangan-motif-flora-dan-fauna-pada-batik-jumputan

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

Batik Jumputan Motif Flora Dan Fauna — Motif Kain, Yogyakarta · source

DISKUSI


TERBARU


Sambal Ijo Pada...

Oleh Kyas1 | 24 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Sambal ijo memiliki rasa pedas segar dengan aroma khas cabai hijau yang menggugah selera. Cara Membuat Pilih cabai hijau besar dan caba...

Sipak Rago

Oleh Kyas1 | 24 Oct 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Sipak rago adalah permainan tradisional Minangkabau yang dimainkan secara berkelompok menggunakan bola rago, yang dapat dibuat dari anyama...

Sipak Tekong

Oleh Kyas1 | 24 Oct 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Sipak tekong adalah permainan anak-anak yang memadukan elemen petak umpet dengan kegiatan menendang kaleng atau benda lain yang berfungsi...

Iraono Sihino T...

Oleh Kyas1 | 24 Oct 2026.
Musik dan Lagu

Deskripsi Lagu ini dikenal juga dengan judul "Inoto Iada’a ba zi so ita" dan dulunya sering dinyanyikan oleh kelompok-kelompok kecil saat pa...

Sup Tunjang Kha...

Oleh Kyas1 | 24 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Sup Tunjang adalah masakan berkuah khas Riau yang memiliki cita rasa gurih dan segar. Masakan ini umumnya menggunakan gabungan kikil sapi,...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...