|
|
|
|
|
|
Bedor Tanggal 25 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Kesenian "bedor" berasal dari Kampung Cibadak, Desa Girimulya, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur. Dikenal sejak tahun 1897, kesenian ini diciptakan oleh seorang seniman bernama Jangke dari Penyusuhan. Nama "bedor" adalah akronim dari "sesebred" (pantun) dan "bodor" (lawak), yang berarti "berpantun sambil melawak". Jangke mengkader beberapa generasi penerus untuk menjaga kelestarian kesenian ini, termasuk Sartiko, Punduh Oneng, Nisru, dan Beci.
Bedor dipentaskan untuk memeriahkan khajatan, serta memperingati hari-hari besar nasional, khususnya Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (17 Agustusan). Pementasan berlangsung semalam suntuk, diawali dengan wawayangan (kidung anak-anak), dilanjutkan dengan banyolan para bodor, dan adegan yang menggambarkan cerita. Pementasan diiringi lagu-lagu seperti awi ngarambat (kidung), slontongan (geboy), dan odading (polos tomo).
Kesenian bedor berfungsi sebagai hiburan dan pengesahan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat karena sifatnya yang melawak dan cerita tentang kehidupan sehari-hari. Kadang-kadang disisipi pesan-pesan pembangunan. Bedor juga memiliki fungsi penting sebagai penanda jati diri masyarakat pendukungnya. Selain nilai estetika, bedor juga mengandung nilai kreativitas yang tinggi, baik dalam penciptaan cerita maupun lawakan yang segar.
Meskipun digemari, regenerasi seniman bedor kurang berjalan baik karena seniman yang sudah tua dan kurangnya minat generasi muda untuk mempelajari. Kondisi ini diperparah oleh kurangnya perhatian dari masyarakat dan pemerintah daerah setempat untuk menampilkan kesenian ini, yang berpotensi menyebabkan kepunahan. Pemerintah Daerah Cianjur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaannya pada tahun 2002 telah mencoba menginventarisasi dan mendokumentasikan bedor untuk melindungi, membina, dan mengembangkannya.
Sumber: https://uun-halimah.blogspot.com/2008/06/bedor-cianjur-jawa-barat.html
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |