|
|
|
|
|
|
Benteng Tahula Tanggal 25 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Pembangunan Benteng Tahula diprakarsai sekitar tahun 1607 oleh Juan de Esquivel, gubernur pertama di Maluku setelah Spanyol menaklukkan Ternate, namun terhambat karena kurangnya tenaga kerja. Pembangunan baru dimulai pada tahun 1610 oleh Cristobal de Azcqueta Menchacha, meskipun tidak selesai. Proyek ini diintensifkan pada tahun 1613 oleh Gubernur Don Jerinimo de Silva. Benteng ini dihuni oleh 50 tentara Spanyol beserta artileri untuk melindungi kapal-kapal yang berlabuh, dan digunakan oleh Spanyol hingga tahun 1662. Setelah Spanyol pergi, Belanda pada tahun 1707 meminta Sultan Tidore untuk menghancurkan benteng ini, namun Sultan Tidore Hamzah Fahroedin (1659-1700) berhasil mempertahankan sebagian benteng untuk dijadikan tempat tinggal kerajaan.
Benteng Tahula memiliki akses mudah dengan tangga menuju puncak. Di area benteng, terdapat banyak bunga dan beberapa jenis sayuran yang ditanam oleh pengelola. Ada juga ceruk lubang yang cukup dalam dan pintu berjeruji yang terkunci rapat di bawah benteng. Beberapa pondok tersedia sebagai tempat bersantai. Dari benteng ini, pengunjung bisa menikmati pemandangan laut dan langit yang biru, kota Soasio yang tertata rapi, jalanan yang bersih, Pelabuhan Sultan, dan bahkan Hotel Seroja.
Untuk menuju Benteng Tahula dari penginapan Seroja di Soasio, hanya diperlukan berjalan kaki sekitar 5 menit sampai gerbang bawah, lalu 5 hingga 10 menit ke puncak. Untuk wisatawan yang datang dari Jakarta, tersedia banyak pilihan penerbangan ke Ternate. Dari Ternate, bisa naik kapal ke Pelabuhan Rum di Tidore dengan biaya sekitar Rp10.000, kemudian dilanjutkan dengan ojek ke Benteng Tahula. Tidak ada biaya masuk untuk menjelajahi Benteng Tahula.
Sumber: https://omnduut.com/2018/11/12/menatap-keindahan-tidore-dari-benteng-tahula
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |