|
|
|
|
|
|
Candi Cungkup Wonotirto Tanggal 26 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Candi Cungkup Wonotirto adalah situs peninggalan sejarah yang terletak di dataran tinggi Blitar selatan, di dalam hutan yang dikelilingi pohon-pohon berusia tua. Bangunan candi ini telah runtuh, dan susunan yang terlihat saat ini menyerupai bilik candi. Candi ini menghadap ke barat dan terbuat dari batu kapur. Permukaan batu candi tidak lagi putih karena tertutup alga hitam.
Candi ini tersusun dari batu kapur (batu putih) yang melimpah di Blitar Selatan. Warna batu candi saat ini sudah tidak putih lagi karena permukaan batu tertutup alga hitam. Ditemukan pula umpak penyangga, mengindikasikan kemungkinan adanya bangunan yang tersusun dari bahan kayu.
Candi Cungkup Wonotirto terletak di Dusun Banjarsari, Desa Wonotirto, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar. Keberadaannya di dataran tinggi Blitar selatan menjadikannya menarik, mengingat wilayah ini tidak banyak dikenal sebagai titik sebaran candi.
Menurut cerita rakyat yang berkembang, candi ini berkaitan dengan tokoh Tirto Mangun Kusumo, seorang petinggi Majapahit yang mengasingkan diri ke Blitar Selatan saat terjadi pergeseran kepercayaan agama di kerajaan. Konon, ia sempat membangun candi di sana, namun tidak terselesaikan. Candi yang didirikan oleh Eyang Tirto Mangun Kusumo inilah yang saat ini dikenal sebagai Candi Cungkup Wonotirto. Selanjutnya, Tirto Mangun Kusumo mendirikan Desa Banjarsari dan menjadi demang pertama, lalu dimakamkan di punden Mbah Ngekul setelah wafat. Latar sejarah candi ini masih belum diketahui secara pasti karena belum ditemukan sumber tertulis.
Sumber: https://travellersblitar.com/candi-cungkup-wonotirto-blitar
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |