×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Produk Arsitektur

Elemen Budaya

Produk Arsitektur

Provinsi

Jawa Timur

Candi Sirah Kencong

Tanggal 26 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Lokasi dan Rute

Secara administratif, Candi Sirah Kencong terletak di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Untuk menuju lokasi, dari Kota Blitar dapat melalui Wlingi menuju Kawedanan Wlingi, lalu belok kiri ke Desa Tegalasri dan mengikuti jalan ke kawasan Agrowisata Sirah Kencong. Rute alternatif yang lebih menantang adalah melalui Desa Semen, mengambil percabangan ke kanan di Pasar Semen menuju Agrowisata Sirah Kencong. Perjalanan ke candi dari perkebunan dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 15 menit.

Deskripsi Candi

Candi Sirah Kencong terdiri dari tiga struktur candi yang menghadap ke arah Barat: candi pertama di utara, candi kedua di tengah, dan candi ketiga di selatan. Kondisi candi saat ini tidak lengkap, hanya tersisa bagian kaki dan tubuh, tanpa atap. Relief pada candi ini unik karena tergurat dangkal, tidak timbul seperti relief candi pada umumnya. Gaya pahatan ini juga dijumpai pada Candi Sukuh.

  • Candi pertama: Terdapat relief Bubuksah Gagangaking yang menggambarkan seorang berbadan kurus dalam pose duduk wajrasana, dengan tangan direntangkan seolah menoleh pada ajakan Harimau.
  • Candi kedua: Bingkai bawah subasemennya memiliki pahatan naga yang kepalanya bertemu di pojok, mirip Candi Penataran. Terdapat juga relief Samudramanthana yang menggambarkan manusia menyangga naga, dengan tiap naga disangga lima orang.
  • Candi ketiga: Terdapat relief Bima yang menggambarkan tokoh pendeta berhadapan dengan cantriknya, dengan cantrik terdepan bertubuh paling besar. Diduga adegan ini menggambarkan Bima menghadap Begawan Durna menanyakan Tirta Amerta.

Riwayat Pelestarian

Candi Sirah Kencong ditemukan kembali pada pertengahan tahun 1967. Dinas Purbakala Jawa Timur pernah melakukan pemugaran, namun tidak dapat mengembalikan bentuk asli candi karena banyak batu penyusun yang hilang. Gejala penemuan benda cagar budaya di Sirah Kencong sebenarnya sudah termuat dalam ROC tahun 1908, di mana Knebel menjumpai empat arca dwarapala dan batu berelief. Laporan tersebut juga menyebutkan penemuan benda kuno lain seperti Lampu perunggu (April 1893), Jaladwara bermotif Samudramanthana (Agustus, kini di Museum Nasional), dan inskripsi bertahun 1389 Saka dan 13?? Saka (Oktober). Pada tahun 2010, Ferry Riyandika melakukan penelitian tentang fungsi keagamaan situs Sirahkencong abad XII – XV Masehi.

Sejarah Kesejarahan

Kesejarahan Candi Sirah Kencong diketahui dari laporan penemuan inskripsi bertahun 1389 Saka (1467 M), yang merupakan era Kerajaan Majapahit pada masa pemerintahan Bhre Pandansalas. Di dekat lokasi candi juga pernah ditemukan lempengan logam yang disebut Prasasti Ukir Negoro, yang berasal dari era Majapahit namun merupakan salinan prasasti (prasasti tinulat) dari era Kadhiri. Isi prasasti ini tidak berkaitan langsung dengan Candi Sirah Kencong karena menyebutkan daerah lain bernama Pamotoh.

Sumber: https://travellersblitar.com/candi-sirah-kencong-blitar

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Tari Kuda Lumpi...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Tarian

Asal-usul Tari Kuda Lumping atau Jathilan sudah ada sejak zaman primitif dan awalnya digunakan sebagai sarana upacara ritual yang bersifat magis. Pa...

Masjid Ishlah

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Masjid Ishlah adalah masjid yang terletak di Nagari Tuo Pariangan, sekitar 50 meter dari jalan utama Padang Panjang, Batusangkar. Masjid i...

Kopi Tatungkuik

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Kopi Tatungkuik merupakan tradisi minum kopi unik dari Malalak, Sumatera Barat, yang penyajiannya khas karena gelasnya diletakkan terbalik...

Piramida Mini P...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Piramida mini yang dimaksud terletak di area kompleks Taman Purbakala Pugung Raharjo. Situs ini merupakan situs arkeologi yang berlokasi d...

Anak Kambing Sa...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Musik dan Lagu

Deskripsi Lagu Anak Kambing Saya adalah lagu anak-anak populer dari Nusa Tenggara Timur, Indonesia, yang juga dikenal luas di Malaysia dan Singapura...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...