budaya
|
Wo’u dan Wolai |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Wo-u-dan-Wolai |
|
Pada suatu hari ada dua ekor hewan yang bersahabat yaitu seekor kera yang dalam bahasa Tou-lour disebut Wolai dan seekor penyu yang disebut Wo’u . Kedua hewan yang sangat bersahabat ini sedang berjalan-jalan di tepi aliran sebuah sungai yang pada waktu itu sedang meluap. T... |
| Cerita Rakyat Sulawesi Utara |
|
Ampek Gonjie Limo Gonop |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Ampek-Gonjie-Limo-Gonop |
|
Ampek gonjie limo gonop adalah suatu tradisi yang berasal dari Desa Muaro Kibul, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin. Tradisi ini telah ada sejak lama, diturunkan dari nenek moyang dan telah diwariskan dari generasi ke generasi berikutnya. Ampek gonjie limo gonop merupakan kegiatan berbalas... |
| Seni Pertunjukan Jambi |
|
Serimbang |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Serimbang |
|
Serimbang merupakan tarian yang menggambarkan burung Cebuk. Burung Cebuk memiliki daya pikat yang membuat burung-burung hutan lainnya tertarik untuk melihat dan mengelilinginya, yaitu pada saat burung Cebuk tersebut berkicau dan mengepak-ngepakkan sayapnya seperti sedang menari. Arti dari Serimba... |
| Tarian Kepulauan Bangka Belitung |
|
Nyaeut |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Nyaeut |
|
Tradisi nyaeut . Dalam Bahasa Sunda berasal dari kata nyandeutkeun , yang berarti mendekatkan atau merekatkan. Tradisi ini merupakan kebiasaan minum teh hijau khas Garut, teh kejek, yang masih dalam Bahasa Sunda artinya diinjak. Pada prosesnya, daun teh diolah manual, diinjak-injak. Tujuann... |
| Ritual Jawa Barat |
|
Mumi Jiwika |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Mumi-Jiwika |
|
Selain kaya akan sumber daya dan keindahan alam, Papua juga mempunyai ragam cerita budaya unik. Salah satunya apa yang mereka lakukan pada orang yang telah meninggal. Jika sebagian orang mengubur atau melakukan pembakaran terhadap orang yang sudah meninggal, namun ada juga suku yang mengawetk... |
| Ritual Papua |
|
Pemakaian Saput Poleng Pada Pohon di Bali |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Pemakaian-Saput-Poleng-Pada-Pohon-di-Bali |
|
Pemakaian saput poleng pada pohon-pohon besar di Bali merupakan bentuk upaya pelestarian lingkungan hidup yang dilakukan masyarakat Bali. Demikian terungkap dalam sebuah artikel ilmiah berjudul “Ideologi Pelestarian Lingkungan Hidup Dibalik Pemakaian Saput Poleng Pada Pohon Besar di Bal... |
| Ritual Bali |
|
Kakawin Nitisastra |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Kakawin-Nitisastra |
|
Kakawin Nitisastra dapat dipandang sebagai model pola asuh anak menurut perspektif budaya Bali. Dimana proses perlakuan anak dianggap sebagai kewajiban agama di samping kewajiban biologis. Demikian terungkap dalam artikel i... |
| Naskah Kuno dan Prasasti Bali |
|
Brata Saraswati |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Brata-Saraswati |
|
Hari Saraswati atau disebut juga Piodalan Sang Hyang Aji Saraswati yang jatuh pada hari Saniscara (Sabtu) Umanis wuku Watugunung sering dikaitkan dengan adanya larangan untuk membaca dan menulis selama satu hari (24 jam). Larangan tersebut berkaitan dengan pelaksanaan Brata Saraswati .De... |
| Ritual Bali |
|
Ngusaba Padi |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Ngusaba-Padi |
|
Petani di Bali khususnya di subak Uma Utu Desa Adat Babahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan memiliki cara unik untuk menyampaikan bentuk rasa syukur atas keberhasilan panen padi yaitu melalui upacara ngusaba padi .Makna upacara Ngusaba Padi yang dilaksanakan di Pura Subak Uma Utu Desa... |
| Ritual Bali |
|
Pantun Mayusa |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Pantun-Mayusa |
|
Ritual yang dilakukan masyarakat Hindu di Bali merupakan implementasi dari Tri Hita Karana yang terdiri atas tiga hubungan harmonis. Salah satunya yang dilakukan para petani di Bali yaitu ritual pantun mayusa . Sebuah ritual dimana petani memperlakukan tanaman padi ibarat memperlakukan manusia.... |
| Ritual Bali |