×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Cerita Rakyat

Elemen Budaya

Cerita Rakyat

Dang Gedunai

Tanggal 23 Sep 2026 oleh Kyas1 .

Cerita

Dahulu kala di Riau, hiduplah seorang anak bernama Dang Gedunai bersama ibunya. Dang Gedunai adalah anak yang keras kepala dan sering mengabaikan nasihat ibunya. Suatu hari, meskipun dilarang oleh ibunya karena cuaca mendung, Dang Gedunai pergi memancing ke sungai. Saat hujan deras, ia menemukan sebutir telur yang sangat besar dan bersinar. Ia membawa telur itu pulang meskipun ibunya menyuruhnya mengembalikan, karena telur itu bukan miliknya. Dang Gedunai berencana memakan telur itu. Setelah ibunya pergi ke sawah keesokan harinya, Dang Gedunai merebus dan memakan telur tersebut. Ia merasa sangat kenyang lalu tertidur dan bermimpi didatangi naga raksasa yang mengatakan bahwa ia akan dihukum menjadi naga karena mencuri telur. Dang Gedunai terbangun ketakutan dan merasa sangat haus. Ia meminum semua air di rumah, lalu di kolam, dan di sungai, namun rasa hausnya tidak hilang. Akhirnya, Dang Gedunai menyadari bahwa mimpinya akan menjadi kenyataan. Ia meminta maaf kepada ibunya karena telah mengabaikan nasihatnya dan memakan telur naga itu. Dang Gedunai memberitahu ibunya bahwa ia akan berubah menjadi naga dan tinggal di laut. Ia berpesan jika ibunya melihat ombak besar di laut, itu berarti ia sedang makan, tetapi jika ombak tenang, itu berarti ia sedang tidur. Dang Gedunai kemudian meninggalkan ibunya menuju laut. Hingga kini, para nelayan tidak pergi melaut saat ombak besar karena mereka tahu naga itu sedang makan, dan menunggu sampai ombak tenang.

Tokoh

  • Dang Gedunai: Seorang anak yang keras kepala dan tidak patuh.
  • Ibu Dang Gedunai: Seorang ibu yang sedih karena perilaku anaknya.
  • Naga: Makhluk raksasa yang datang dalam mimpi Dang Gedunai dan mengutuknya.

Pesan/Nilai

Cerita ini mengandung pesan moral tentang pentingnya mendengarkan nasihat orang tua, konsekuensi dari ketidakpatuhan, serta bahaya dari keserakahan dan mengambil sesuatu yang bukan hak milik.

Sumber: http://ceritarakyat.50webs.com/Cerita%20rakyat_Indonesian%20folklore_Riau_Dang%20Gedunai.htm

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Warige

Oleh Kyas1 | 23 Sep 2026.
Ritual

Deskripsi Warige adalah sebuah acuan dalam melihat pertanda dan perilaku tertentu dengan berpatokan pada gejala bintang, tanaman, dan hewan yang dit...

Tari Kalegoa

Oleh Kyas1 | 23 Sep 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Kalegoa adalah kesenian tari tradisional yang menggambarkan suka duka gadis Buton pada saat menjalani pingitan atau tradisi adat posu...

Tari Rara Ngige...

Oleh Kyas1 | 23 Sep 2026.
Tarian

Asal Usul dan Sejarah Tari Rara Ngigel merupakan salah satu tari kreasi baru di Indonesia. Tari ini diciptakan oleh Ida Wibowo, putri dari koreograf...

Dang Gedunai

Oleh Kyas1 | 23 Sep 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Dahulu kala di Riau, hiduplah seorang anak bernama Dang Gedunai bersama ibunya. Dang Gedunai adalah anak yang keras kepala dan sering mengaba...

The Greedy Man

Oleh Kyas1 | 23 Sep 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Dahulu kala di Riau, hiduplah sepasang suami istri yang sangat miskin. Sang istri sangat rajin, sedangkan suaminya sangat pemalas. Setiap har...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...