|
|
|
|
|
|
Dengke Mas Naniura Tanggal 26 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Dengke mas naniura adalah salah satu kuliner tradisional Batak Toba berupa olahan ikan mas yang tidak dimasak dengan api. Proses pengolahannya melibatkan perendaman ikan dalam air jeruk hingga matang alami, dan dibumbui dengan rempah-rempah khas Batak, terutama andaliman. Hidangan ini memiliki perpaduan rasa asam, pedas, dan segar, dengan tekstur ikan yang lembut.
Dengke mas naniura sudah dikenal sejak masa lampau sebagai makanan istimewa yang hanya bisa dinikmati oleh raja dan keluarga bangsawan. Nama "naniura" dalam bahasa Batak berarti "tidak dimasak", merujuk pada proses pengolahannya. Hidangan ini juga berperan dalam beberapa ritual adat Batak Toba, terutama acara-acara besar seperti pernikahan atau mangulosi, yang pada masa lalu menunjukkan status sosial karena hanya keluarga tertentu yang mampu menyajikannya.
Salah satu bumbu yang membuat dengke istimewa adalah andaliman, yang memberikan sensasi pedas khas Batak. Jeruk jungga, sejenis jeruk lokal, adalah bahan utama untuk mengasamkan ikan, yang tingkat keasamannya dapat 'memasak' ikan secara alami. Bumbu lain yang digunakan meliputi bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, dan cabai.
Dalam budaya Batak Toba, dengke mas naniura bukan hanya sekadar makanan tetapi juga simbol kehormatan. Menyajikan hidangan ini dalam upacara adat dianggap sebagai bentuk penghargaan kepada tamu undangan dan keluarga besar. Hidangan ini juga membuktikan kekayaan kuliner Batak yang mempertahankan cita rasa lokal dan kecerdikan nenek moyang dalam memanfaatkan bahan alami untuk mengolah makanan tanpa api.
Dengke mas naniura memiliki perpaduan rasa asam, pedas, dan segar, dengan tekstur ikan yang lembut tanpa aroma amis. Sensasi getar dari andaliman memberikan pengalaman unik bagi penikmatnya. Kini, hidangan ini tidak hanya hadir di meja upacara adat tetapi juga disajikan di restoran-restoran khas Batak dan banyak dicoba wisatawan sebagai bagian dari pengalaman kuliner di Sumatra Utara.
Sumber: https://negerikami.id/budaya/dengke-mas-naniura-kuliner-khas-tanpa-masak
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |