|
|
|
|
|
|
Gedung Balai Pemuda Tanggal 31 Jul 2026 oleh Kyas1 . |
Gedung Balai Pemuda adalah bangunan cagar budaya yang berlokasi di Jalan Gubernur Suryo, Nomor 15, Embong Kaliasin, Kec. Genteng, Surabaya. Dibangun pada tahun 1907 saat masa kolonial Hindia-Belanda dan dirancang oleh arsitek Belanda bernama Westmaes. Bangunan ini adalah salah satu yang pertama di Surabaya menggunakan struktur rangka baja.
Gedung Balai Pemuda mengusung gaya ekletisisme, yaitu gaya arsitektur campuran Neo Gothic, Renaissance, dan Klasika Romanika. Arsitektur gedung ini memiliki gewel dan tower, serta penggunaan atap pelana atau perisai yang mencerminkan style khas Eropa. Aksen lengkung pada bukaan fasad juga meningkatkan karakter khas Eropa pada bangunan ini.
Dinding fasad tidak menggunakan bata, melainkan batu tanpa plester, memberikan keunikan tersendiri pada bangunan ini. Ornamen ala Eropa tampak pada penggunaan kaca patri pada menara dan aksen sulur-sulur. Konstruksi dinding pemikul bersifat masif, sebagai elemen dekorasi bangunan.
Pada zaman kolonial Belanda, Balai Pemuda dikenal sebagai De Simpangsche Societeit atau Simpangsche Club, yang merupakan tempat asosiasi atau klub bagi kaum elite Belanda untuk hiburan dan rekreasi seperti berpesta, berdansa, bermain billiard, dan kartu. Saat ini, Balai Pemuda terdaftar sebagai bangunan bersejarah dan masih digunakan oleh Pemerintah Surabaya sebagai bagian dari alun-alun Kota Surabaya. Fungsinya mencakup perpustakaan, rumah bahasa, Bus SSCT, Tourist Information Center, dan juga dapat disewakan untuk acara seperti pameran, pentas seni, bazar, seminar, dan pertemuan.
Sumber: https://gravitarchi.com/arsitektur-gedung-balai-pemuda-tongkrongan-para-elite-kolonial
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |