×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Senjata dan Alat Perang

Elemen Budaya

Senjata dan Alat Perang

Provinsi

Jawa Timur

Gerilya Rakyat Kota Arek-arek Malang

Tanggal 28 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Gerilya Rakyat Kota (GRK) adalah kelompok gerilya di Kota Malang yang tidak tetap, terdiri dari beberapa kesatuan termasuk Kesatuan Mayor Hamid Rusdi, Kesatuan Mayor Abdul Manan, dan Batalyon Samsul Islam Pasuruan. Mereka dikenal berani dan memiliki semangat tinggi untuk merebut kembali Malang dari penjajah Belanda. GRK melakukan berbagai teror dan serangan umum yang sangat ditakuti pasukan Belanda, serta melakukan penculikan dan pembunuhan terhadap kaki tangan musuh. Kelompok ini menggunakan Granat Gombyok, granat buatan sendiri dengan pelempar dari serat nanas.

Anggota dan Struktur

GRK terdiri dari beberapa kesatuan dan tersebar di berbagai wilayah Kota Malang, dipimpin oleh tokoh-tokoh lokal. Nama-nama anggota lainnya yang disebutkan termasuk Kusno, Seokirman, Nasir, dan Tahal, yang tetap bersemangat juang meskipun mengalami luka berat.

  • Kesatuan Mayor Hamid Rusdi
  • Kesatuan Mayor Abdul Manan
  • Kesatuan dari Batalyon Samsul Islam Pasuruan
  • Suyudi Raharno ('Klowor'): Memimpin di Blimbing (utara)
  • Kelompok Sunari: Menguasai daerah Kasin-Sukun
  • Heru: Memimpin di Klampok Kasri (barat kota)
  • Kholil: Memimpin di Kebalen-Kedungkandang (timur kota), dibantu anggota CPM dan Hisbullah
  • Kusno
  • Seokirman
  • Nasir
  • Tahal

Aksi dan Strategi

GRK melakukan berbagai tindakan perlawanan terhadap Belanda. Serangan umum yang mereka lakukan sangat ditakuti oleh pasukan Belanda, termasuk penjara di alun-alun, pembunuhan orang Belanda, dan penghancuran jembatan. Mereka juga memiliki strategi untuk mengganggu administrasi Belanda dan komunikasi musuh.

  • Melakukan serangan umum seperti penjara di alun-alun.
  • Membunuh orang-orang Belanda yang berada di pasar atau sedang berpatroli.
  • Menghancurkan jembatan Kendalpayak dan jembatan Kedung Kandang-Buring.
  • Melakukan teror agar pihak musuh tidak merasa tenteram menduduki Kota Malang.
  • Menyerang pasukan Belanda dengan senjata berat di daerah Klampok-Gading-Klaseman, menyebabkan banyak korban di pihak Belanda.
  • Menyita hampir 10.000 KTP terbitan Belanda dalam sehari semalam dari berbagai daerah (Gadang, Mergosono, Janti, Kedungkandang, Kebalen, Sumber Soka, Telogo Waru, Wonokoyo, dan Kendalpayak) dan membakarnya untuk menggagalkan identifikasi penduduk sipil dan gerilyawan.
  • Menggunakan bahasa 'walikan' atas inisiatif arek-arek Kidul Dalem untuk mengelabui musuh dalam pengiriman sandi dan surat menyurat.
  • Melakukan penculikan dan pembunuhan terhadap kaki tangan musuh yang membocorkan informasi.

Sumber: https://malangvoice.com/gerilya-rakyat-kota-grk-arek-arek-malang-sangat-ditakuti-oleh-belanda

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Asal Usul Gelar...

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Sejarah Penggunaan Gelar Pada awalnya, raja-raja Mataram menggunakan gelar panembahan, sultan, dan sunan. Sultan Agung memakai gelar sultan dan meng...

Pandu Banjut

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Prabu Pandu Dewanata, raja Kerajaan Hastina, menderita sakit parah setelah bertempur dalam Perang Pamuksa melawan Prabu Tremboko. Meskipun be...

Kraton Yogyakar...

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Kraton Yogyakarta adalah istana kerajaan yang berlokasi di Yogyakarta, Jawa, Indonesia. Bersama dengan Kraton Surakarta, kraton ini diangg...

Pendopo Tasikma...

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Pendopo Tasikmalaya adalah bangunan administrasi yang dibangun pada masa kolonial Belanda pada awal abad ke-20. Bangunan ini menggabungkan...

Rumah Dinas Bup...

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Kompleks rumah dinas Bupati Probolinggo dan pendapa merupakan salah satu bangunan peninggalan zaman kolonial yang masih tersisa dan terjag...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

<g Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiri...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...