×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Cerita Rakyat

Elemen Budaya

Cerita Rakyat

Provinsi

Daerah Istimewa Yogyakarta

Asal Daerah

Kesultanan Yogyakarta

Asal Usul Gelar Khalifatullah Di Kesultanan Yogyakarta

Tanggal 28 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Sejarah Penggunaan Gelar

Pada awalnya, raja-raja Mataram menggunakan gelar panembahan, sultan, dan sunan. Sultan Agung memakai gelar sultan dan mengirim utusan ke Makkah pada 1641 untuk meminta gelar tersebut, mengikuti jejak Sultan Banten, Pangeran Ratu. Raja-raja Mataram selanjutnya, Amangkurat I sampai III, memakai gelar sunan. Amangkurat IV adalah yang pertama menggunakan gelar khalifatullah. Setelah Perjanjian Giyanti pada 1755, gelar khalifatullah digunakan oleh sultan-sultan Yogyakarta, sementara raja-raja Surakarta tetap memakai gelar sunan. Sunan Surakarta tidak pernah menuntut gelar khalifatullah, mungkin karena mereka merasa bahwa gelar tersebut secara tersirat membatasi kekuasaan mereka dengan menyandingkan fungsi raja dengan ciri-ciri moral tertentu berdasarkan Islam.

Makna Gelar

Gelar khalifatullah, dari kata khalifah yang berarti wakil, menegaskan perubahan konsep lama raja Jawa dari perwujudan dewa menjadi wakil Allah di dunia. Teuku Ibrahim Alfian dalam "Islam dan Khazanah Budaya Kraton Yogyakarta" menguraikan arti gelar sultan Yogyakarta secara keseluruhan:

  • Senopati: Penguasa yang sah di dunia fana ini.
  • Ing Alogo: Raja mempunyai kekuasaan untuk menentukan perdamaian dan peperangan, atau sebagai panglima tertinggi saat perang.
  • Abdur Rahman Sayyidin Panatagama: Sultan dianggap sebagai penata, pemuka, dan pelindung agama.
  • Kalifatullah: Wakil Allah di dunia.

Kontroversi dan Interpretasi

Meskipun raja-raja Jawa memakai gelar Sayyidin Panatagama Khalifatullah, sebagian pihak memandang mereka sebagai pusat tradisi kejawen yang tidak mencerminkan tradisi Islam. Namun, ada juga yang berpandangan bahwa tradisi kejawen dengan pusat kehidupan kerajaan di Jawa adalah Islam dalam perspektif Jawa. Menurut Alfian, gelar yang disandang oleh Sultan Yogyakarta mengungkapkan konsep keselarasan antara urusan politik, sosial, dan agama.

Sabda Raja 2015

Sultan Hamengkubuwono X mengeluarkan Sabda Raja pada 30 April 2015 yang menghilangkan gelar khalifatullah dan mengubah Buwana menjadi Bawana. Penghilangan gelar ini menimbulkan berbagai komentar dan diduga terkait dengan suksesi di Kesultanan Yogyakarta, di mana sultan berencana mengangkat putrinya sebagai penggantinya karena tidak memiliki putra mahkota, yang ditentang oleh adik-adiknya.

Sumber: https://historia.id/kuno/articles/asal-usul-gelar-khalifatullah-di-kesultanan-yogyakarta-voRLq

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Botok Masin

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Botok Masin adalah makanan khas daerah pesisir, khususnya dari Juwana, Pati, yang memiliki kombinasi rasa asam, manis, dan gurih. Ciri kha...

Alen-alen

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Alen-alen adalah jajanan atau cemilan khas Trenggalek, Jawa Timur. Rasanya gurih dan renyah. Namanya berasal dari kata "ali-ali" k...

Mi Jebew

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Mi Jebew adalah makanan khas Garut yang menggunakan bahan dasar mi telur atau keriting. Ciri khasnya adalah rasa pedas dari campuran minya...

Rumbah Semangge...

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Rumbah Semanggen adalah kuliner khas dari Indramayu yang berbahan dasar tanaman semanggi. Daun semanggi banyak tumbuh di sawah maupun rawa...

Kue Gemblong

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Kue Gemblong adalah makanan tradisional yang terbuat dari beras ketan, berbentuk bulat, digoreng, dan dilapisi dengan larutan gula setelah...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

<g Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiri...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...