|
|
|
|
|
|
Iket Sunda Tanggal 23 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Iket adalah pelindung kepala khas masyarakat Sunda di Jawa Barat yang berfungsi sebagai kelengkapan berpakaian. Pada zaman dahulu, iket tidak hanya sekadar penutup kepala, melainkan juga simbol kebesaran dan penanda status sosial seseorang dalam masyarakat. Penggunaan iket sangat erat kaitannya dengan tatanan nilai dan tata krama dalam kehidupan orang Sunda. Seiring waktu, bentuk dan corak iket mengalami perkembangan dan adaptasi, namun tetap mencerminkan rasa keindahan serta sistem nilai dan keyakinan masyarakat Sunda.
Iket bagi masyarakat Sunda memiliki fungsi lebih dari sekadar pelindung kepala atau pelengkap pakaian. Iket juga berfungsi sebagai atribut status sosial. Sebuah naskah Sunda Kuno Kropak-406 (Carita Parahyangan) menyebutkan "Sang Resi Guru ngagisik tipulung jadi jajalang bodas, leumpang ngahusir Rahyang Sempakwaja, eukeur melit", yang mengindikasikan keberadaan ikat kepala di masa lalu. Lebih lanjut, pada zaman Maharaja Tarus Bawa (669 Masehi), disebutkan adanya benda-benda seperti Tipulung, Boeh putih, boeh wulung, boeh warna, boeh beureum dan beubeur yang dibawa setiap tahun dari Galuh ke Pakuan, yang memberikan gambaran tentang ikat kepala.
Masyarakat Sunda senantiasa dinamis dalam mengembangkan bentuk iket, menyesuaikan diri dengan berbagai pengaruh dan mengadaptasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Pengaruh ini acapkali mengubah tradisi turun-temurun, termasuk ragam hias iket, yang merupakan manifestasi dari rasa keindahan dan pencerminan sistem nilai yang berlaku. Saat ini, masyarakat Sunda sedang menghadapi perubahan yang mengarah pada pembaharuan dalam tata cara berpakaian, yang juga memengaruhi iket. Nilai-nilai lama mulai tergeser dan diganti dengan nilai baru, sehingga muncul kreasi atau ragam baru dalam bentuk dan bahan iket yang menjurus kepada pola yang dibakukan.
Sumber: https://balaipelestariankebudayaanwilayahix.blogspot.com/2010/01/iket-sunda-bihari-kamari-dan-kiwari.html
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |