×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Seni Pertunjukan

Elemen Budaya

Seni Pertunjukan

Provinsi

Jawa Tengah

Jamjaneng

Tanggal 05 Oct 2026 oleh Kyas1 . Revisi 3 oleh Admin Budaya pada 22 Oct 2026.

Deskripsi

Jamjaneng adalah pertunjukan seni yang berpusat pada salawat dan syair-syair puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Pertunjukan ini sering ditampilkan dalam acara-acara keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi, acara pernikahan, khitanan, atau acara syukuran lainnya. Jamjaneng berfungsi sebagai sarana untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, mengajarkan budi pekerti, dan menyebarkan ajaran Islam dengan cara yang menyenangkan dan mudah diterima masyarakat.

Asal-usul

Jamjaneng dipercaya lahir dari tradisi keagamaan masyarakat Kebumen yang erat dengan syiar Islam. Kesenian ini berkembang pesat di berbagai desa di Kebumen, terutama di kawasan pedesaan yang menjunjung tinggi tradisi keagamaan dan kebersamaan.

Instrumen dan Gerakan

Jamjaneng menggunakan instrumen yang sederhana namun efektif untuk menciptakan suasana khusyuk. Para pemain, yang umumnya laki-laki, berdiri berbaris dan melakukan gerakan kompak yang selaras dengan irama salawat. Gerakan ini tidak terlalu rumit dan sering disebut 'joget gajah-gajah'.

  • Terbang: Sejenis rebana yang terbuat dari kayu dan kulit kambing, dimainkan secara ritmis dan kompak.
  • Jidor atau Bedug Kecil: Alat musik pukul yang memberikan nada rendah dan ritme dasar pada pertunjukan.

Bentuk Pertunjukan

Pertunjukan Jamjaneng umumnya menghadirkan kelompok pemain rebana dengan berbagai ukuran, mulai dari rebana besar (janeng) hingga rebana kecil. Iringan musik ini dipadukan dengan lantunan shalawat, doa, dan syair-syair Islami yang penuh makna spiritual. Suara rebana dimainkan secara berirama dengan pola tabuhan khas, menciptakan nuansa khidmat sekaligus meriah. Dalam beberapa kesempatan, Jamjaneng juga diperkaya dengan vokal berbalas yang menambah semarak pertunjukan. Kostum para pemain biasanya sederhana, berpakaian muslim dengan nuansa putih atau warna tradisional, menunjukkan kesopanan dan kesakralan.

Fungsi dan Nilai Budaya

Jamjaneng bukan hanya hiburan, tetapi juga memiliki fungsi sosial dan religius. Pertunjukan ini mengandung nilai dakwah, memperkuat ikatan sosial, dan menjadi media pendidikan akhlak bagi generasi muda.

  • Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
  • Hajatan dan peringatan khitanan
  • Syukuran panen dan sedekah bumi
  • Acara keagamaan di masjid atau pesantren

Jamjaneng di Kebumen Masa Kini

Meskipun menghadapi tantangan dari hiburan modern, para seniman Jamjaneng di Kebumen terus melestarikan kesenian ini dengan mendirikan sanggar, mengadakan pelatihan, dan tampil di berbagai acara. Mereka juga berinovasi dengan memasukkan unsur modern seperti penggunaan mikrofon tanpa mengubah esensi aslinya. Pemerintah Kabupaten Kebumen juga mendukung pelestarian melalui festival budaya, lomba rebana, dan pembinaan kelompok seni tradisi.

  • Jamjaneng Al Mu’awwanah (Somolangu, Kebumen)
  • Jamjaneng Langen Sari (Desa Kejawang, Kecamatan Sruweng, Kebumen)
  • Jamjaneng Sekar Arum (Desa Panjer, Kebumen)

Sumber: https://www.kebumenkab.go.id/index.php/web/article/detail/8211

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

Jamjaneng — Seni Pertunjukan, Kebumen · source

DISKUSI


TERBARU


Sambal Ijo Pada...

Oleh Kyas1 | 24 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Sambal ijo memiliki rasa pedas segar dengan aroma khas cabai hijau yang menggugah selera. Cara Membuat Pilih cabai hijau besar dan caba...

Sipak Rago

Oleh Kyas1 | 24 Oct 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Sipak rago adalah permainan tradisional Minangkabau yang dimainkan secara berkelompok menggunakan bola rago, yang dapat dibuat dari anyama...

Sipak Tekong

Oleh Kyas1 | 24 Oct 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Sipak tekong adalah permainan anak-anak yang memadukan elemen petak umpet dengan kegiatan menendang kaleng atau benda lain yang berfungsi...

Iraono Sihino T...

Oleh Kyas1 | 24 Oct 2026.
Musik dan Lagu

Deskripsi Lagu ini dikenal juga dengan judul "Inoto Iada’a ba zi so ita" dan dulunya sering dinyanyikan oleh kelompok-kelompok kecil saat pa...

Sup Tunjang Kha...

Oleh Kyas1 | 24 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Sup Tunjang adalah masakan berkuah khas Riau yang memiliki cita rasa gurih dan segar. Masakan ini umumnya menggunakan gabungan kikil sapi,...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...