|
|
|
|
|
|
Jembatan Akar Tanggal 26 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Jembatan Akar adalah jembatan unik yang terbuat dari jalinan akar dua pohon jawi-jawi (sejenis pohon beringin berdaun lebar) yang menghubungkan dua daerah: Jorong Puluik-Puluik dan Lubuak Silau, Desa Lubuak Silau, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat. Jembatan ini membentang di atas Sungai Batang Bayang yang jernih, menawarkan pemandangan alam yang indah. Konon, mandi di bawah jembatan ini dipercaya dapat mendatangkan rezeki dan jodoh. Di bawah jembatan terdapat "Ikan Larangan" yang tidak boleh dipancing atau diambil.
Pada tahun 1916, Pakih Pohan menanam dua pohon jawi-jawi di dua lokasi yang terpisah oleh Batang Bayang, yaitu di daerah Puluik-puluik dan Lubuak Silau. Akar pohon yang bergantungan kemudian dijalin pada batang bambu yang berfungsi sebagai tulang jembatan. Setelah tiga tahun, akar-akar tersebut bertaut, namun belum bisa dilalui. Untuk merayakan pertautan akar dan sebagai tanda syukuran, Pakih Pohan mengadakan upacara "mandabiah kambing" (potong kambing) dan "mandarai aka" (memberikan darah pada akar). Jembatan ini membutuhkan waktu 20 tahun hingga benar-benar bisa dilalui warga.
Jembatan Akar berfungsi sebagai penghubung antara Jorong Puluik-puluik dan Lubuak Silau, memudahkan akses warga antar kedua daerah tersebut. Selain itu, jembatan ini juga menjadi objek wisata andalan yang menarik wisatawan dengan keunikan dan keindahan alam sekitarnya. Upacara pemberian darah pada akar menunjukkan adanya kepercayaan lokal terkait pertautan dan keberkahan.
Jembatan ini memiliki panjang 30 meter, lebar 1 meter, dan ketinggian sekitar 10 meter dari permukaan sungai. Saat ini, jembatan tersebut telah berusia 93 tahun dan masih kokoh dilalui warga.
Jembatan Akar terletak di Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat.
Sumber: http://dykindonesia.blogspot.com/2012/11/jembatan-akar.html
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |