|
|
|
|
|
|
Leughok Tanggal 12 Sep 2026 oleh Kyas1 . |
Leughok adalah makanan tradisional Aceh yang diperkirakan sudah ada sejak Kesultanan Aceh Darussalam. Makanan ini memiliki bentuk padat dengan rasa sedikit keasin-asinan, sedikit manis, dan aroma khas. Leughok sangat dekat dengan kehidupan orang Aceh, khususnya di pedesaan.
Bahan dasar pembuatan leughok adalah pisang wak (pisang monyet) matang yang diremas hingga halus dan dibuang bijinya. Kemudian dicampur tepung beras atau kadang juga dicampur dengan beureune (sagu).
Pisang wak matang diremas hingga halus dan dibuang bijinya. Kemudian dicampur tepung beras atau sagu. Setelah adonan dirasa pas, dibentuk seperti timphan namun ukurannya lebih besar, lalu dibungkus daun pisang. Terakhir, dikukus.
Leughok biasa dimakan dengan kelapa parut campur gula pasir.
Selain sebagai jamuan, leughok kerap dibawa sebagai bekal bagi pejuang Aceh dan menjadi menu wajib dalam “ransum” pejuang. Makanan ini mudah dibuat serta mengandung karbohidrat dan protein yang cukup. Pada zaman dahulu, petani Aceh juga membawanya sebagai bekal saat bekerja di ladang, sawah, atau kebun.
Sumber: https://acehplus.news/leughok-kudapan-warisan-pejuang-aceh
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |