×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Permainan Tradisional

Elemen Budaya

Permainan Tradisional

Asal Daerah

Desa Pakraman Panji, Buleleng, Bali

Magoak-goakan

Tanggal 31 Jul 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Magoak-goakan adalah permainan tradisional yang berasal dari Desa Pakraman Panji, Buleleng, Bali. Nama "Magoak-goakan" sendiri berarti burung gagak yang gagah, dan tradisi ini terinspirasi dari tingkah laku burung gagak saat mengincar mangsanya. Permainan ini merupakan penggambaran dari semangat perjuangan Ki Gusti Ngurah Panji Sakti dalam berperang dengan Kerajaan Blambangan. Permainan ini biasanya dimainkan di area berlumpur seperti persawahan, atau panitia akan membasahi tanah lapang jika dimainkan di sana, untuk menambah keseruan dan mengurangi risiko pemain terjatuh.

Cara Bermain

Terdapat beberapa cara bermain magoak-goakan:

  1. Permainan standar melibatkan 7 orang atau lebih, di mana 6 orang membuat satu barisan dan 1 orang menjadi 'goak'. Enam orang yang berbaris tidak boleh lepas dari barisannya. Pemain terkuat berada di kepala barisan untuk menjaga ekor atau barisan paling belakang agar tidak tertangkap oleh 'goak'.
  2. Si Goak harus menangkap barisan paling belakang dalam jangka waktu tertentu. Jika gagal dalam waktu yang ditentukan, 'goak' dinyatakan kalah; jika berhasil, 'goak' menang.
  3. Modifikasi permainan melibatkan dua kelompok, di mana setiap kepala barisan dari satu kelompok berusaha mengejar 'ekor' atau barisan paling belakang dari lawan, sekaligus menjaga 'ekor' kelompoknya sendiri agar tidak tersentuh kepala barisan lawan.
  4. Sistem nilai per kelompok juga digunakan: jika 'goak' berhasil menangkap 'ekor' lawan dalam waktu kurang dari 5 menit, kelompok 'goak' mendapat nilai 5 dan kelompok 'ular' mendapat 0. Jika 'goak' gagal, kelompok 'ular' mendapat 5 dan kelompok 'goak' mendapat 0.
  5. Nilai akan dikurangi 1 poin untuk setiap pemain yang keluar dari batas garis lapangan permainan.

Asal & Sejarah

Permainan ini terinspirasi dari kisah perjuangan Ki Gusti Ngurah Panji Sakti (juga dikenal sebagai Ki Gusti Barak Panji) yang memimpin pasukan Taruna Goak berjumlah 2.000 orang di Desa Panji. Pasukan ini dibentuk untuk memperkuat dan mempertahankan daerahnya serta merebut daerah Blambangan yang subur. Ki Gusti Ngurah Panji Sakti berhasil menggugurkan Raja Blambangan dan menundukkan Kerajaan Blambangan. Desa Panji dipindahkan ke utara Desa Sangket pada tahun 1584 Masehi.

Fungsi

Selain sebagai permainan tradisional, Magoak-goakan juga dilestarikan dalam bentuk seni tari. Pada tahun 1985, I Dewa Supartha Dharma dari Bangli menciptakan kreasi Tari Magoak-goakan. Versi lain dari tari ini juga muncul pada tahun yang sama dan pernah ditampilkan oleh Pemerintah Daerah Bali di Festival Tari Daerah Tingkat Nasional di Jakarta.

Sumber: https://www.infobudaya.net/2018/03/tradisi-magoak-goakan-perayaan-usai-hari-raya-nyepi

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Silek Harimau

Oleh Kyas1 | 31 Jul 2026.
Seni Pertunjukan

Silek Harimau Silek Harimau adalah salah satu seni bela diri dan kebanggaan masyarakat Sumatera Barat. Dinamakan Silek Harimau karena setiap gerakan...

Wayang Dongeng

Oleh Kyas1 | 31 Jul 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Wayang dongeng adalah sebuah genre pertunjukan wayang yang mengangkat cerita-cerita dongeng dari masyarakat, terutama dongeng yang melekat...

Wayang Golek Ce...

Oleh Kyas1 | 31 Jul 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Kesenian wayang golek ini kian berkembang tak terbatas di kalangan orangtua, tetapi merambah anak muda. Hal itu tak lepas dari inovasi dan...

Lari Atas Tual...

Oleh Kyas1 | 31 Jul 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Lari atas tual sagu adalah olahraga tradisional adu kecepatan di atas tual sagu di sungai. Permainan ini sering diadakan oleh masyarakat d...

Rumah Pastoran...

Oleh Kyas1 | 31 Jul 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Rumah Pastoran Depok, yang terletak di kawasan Depok Lama, merupakan situs penting dalam sejarah Kota Depok. Bangunan ini pernah ditinggal...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...