×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Cerita Rakyat

Elemen Budaya

Cerita Rakyat

Mata Uang Emas Kerajaan Di Aceh (derham Aceh)

Tanggal 10 Sep 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Mata uang emas dari kerajaan-kerajaan di Aceh, yang dikenal sebagai Derham Aceh, memiliki nilai historis yang sangat tinggi. Kerajaan Samudra Pasai adalah kerajaan Islam pertama di kawasan ini yang mengeluarkan mata uang emas. Derham tertua dikeluarkan pada masa Sultan Muhammad Malik az-Zahir (1297 -1326). Mata uang ini beredar di wilayah Aceh dan bahkan memengaruhi sistem penempaan mata uang emas di Melaka.

Ciri Khas

Derham Pasai memiliki garis tengah kurang lebih 10 mm, kecuali milik Sultan Zain al-Abidin (1383-1405) dan Sultan Abdullah (1500-1513). Sementara itu, derham Kerajaan Aceh yang ditempa lebih dari dua abad setelah derham Pasai memiliki garis tengah sekitar 12 hingga 14 mm. Ungkapan "as-sultân al-Adil" (raja yang adil) terdapat pada bagian belakang derham Pasai dan juga digunakan oleh sultan-sultan Kerajaan Aceh Darussalam dari Sultan Salah ad-Din (1405-1412) hingga Sultan Ri’ayat Syah (1589-1604 M). Namun, sejak Sultan Iskandar Muda (1607—1637 M.), ungkapan tersebut tidak lagi digunakan pada derham Aceh.

Sejarah

Pada tahun 1414, Parameswara, raja pertama Melaka, mengadakan aliansi dengan Pasai, memeluk agama Islam, dan menikahi puteri Pasai. Pedagang dari Pasai kemudian memperkenalkan sistem penempaan mata uang emas ke Melaka. Ungkapan "as-sultân al-adil" juga ditemukan pada mata uang di Semenanjung Tanah Melayu, seperti pada mata uang Sultan Ahmad di Melaka (1510), mata uang emas Kelantan-Patani (dengan tulisan "malik al-Adil"), mata uang mas kerajaan Trengganu (disebut pitis, beredar 1838), dan kupang di Negeri Kedah pada masa Sultan Muhammad Jiwa Zainal Syah II (1710—1760) dengan tulisan "Adil Syah 1147" (tahun 1734/5 M). Ada kemungkinan raja-raja di Pidie dan Daya juga mengeluarkan mata uang emas, mengingat Pidie pernah menjadi pusat perdagangan yang ramai, meskipun bukti-bukti fisiknya belum ditemukan.

Sumber: https://tengkuputeh.com/2017/09/19/mata-uang-emas-kerajaan-di-aceh

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Pindang Iga

Oleh Kyas1 | 10 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Pindang iga adalah hidangan Palembang yang memiliki kuah kaya rasa dan dagingnya empuk. Sumber: https://www.lemon8-app.com/@jajanbarenges...

Rujak Mie Palem...

Oleh Kyas1 | 10 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Rujak Mie Palembang, kadang disebut juga mie cuko, adalah hidangan yang menggabungkan mie dengan siraman kuah cuko pempek. Rasanya unik pe...

Rujak Mie

Oleh Kyas1 | 10 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Rujak mie merupakan salah satu makanan khas Palembang yang unik dan berbeda dari rujak pada umumnya. Makanan ini terdiri dari mie kuning y...

Laksan Palemban...

Oleh Kyas1 | 10 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Laksan Palembang adalah hidangan khas Palembang yang terkenal, terdiri dari pempek lembut yang disajikan dengan kuah santan gurih dan peda...

Lapis Surabaya

Oleh Kyas1 | 10 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Lapis Surabaya adalah kue lapis khas Surabaya yang memiliki rasa legit dan tekstur lembut. Kue ini cocok dinikmati sebagai camilan atau se...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...