×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Cerita Rakyat

Elemen Budaya

Cerita Rakyat

Provinsi

Jawa Tengah

Asal Daerah

Surakarta

Matsyapati Wisuda

Tanggal 24 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Cerita

Kisah Matsyapati Wisuda menceritakan peristiwa-peristiwa penting di Kerajaan Wirata dan Hastina. Dimulai dengan kisah cinta terlarang Prabu Wasupati, raja Wirata, kepada Dewi Watari, mantan istri Resi Parasara. Meskipun Dewi Watari menolak karena hubungan kekerabatan (ia adalah besan Prabu Wasupati, dan putri Prabu Wasupati adalah mantan pasangan Resi Parasara), Prabu Wasupati terus memaksanya. Dalam keputusasaan, Dewi Watari melarikan diri dan akhirnya bunuh diri dengan menceburkan diri ke dalam telaga. Prabu Wasupati berusaha menyelamatkannya namun gagal, jasad Dewi Watari lenyap. Menyesali perbuatannya, Prabu Wasupati jatuh sakit dan meninggal dunia, diikuti oleh permaisurinya, Dewi Swargandini. Setelah masa berkabung, Raden Durgandana, putra Prabu Wasupati, dilantik menjadi raja Wirata dengan gelar Prabu Matsyapati, yang berarti “pemimpin ikan” sebagai pengingat masa kecilnya yang menderita penyakit bau amis. Sementara itu, Arya Rajamala, putra kesayangan Dewi Watari, yang menolak hadir dalam pelantikan, berada di tepi telaga tempat ibunya meninggal. Ia membangun dan memperindah telaga tersebut, yang kemudian dinamai Telaga Watari, sebagai bentuk penghormatan. Roh Dewi Watari menampakkan diri kepadanya dan menasihati Arya Rajamala agar tidak menyimpan dendam serta kembali mengabdi kepada Prabu Matsyapati. Dewi Watari juga menganugerahkan Arya Rajamala umur panjang dan kekuatan untuk pulih jika terluka parah di telaga tersebut. Arya Rajamala menerima nasihat ibunya dan kembali ke istana Wirata. Kisah ini juga menyentuh pelantikan Prabu Citranggada sebagai raja Hastina menggantikan Prabu Santanu yang menjadi bagawan, dan diakhiri dengan kematian Prabu Citranggada di tangan seorang gandarwa bernama sama.

Tokoh

  • Prabu Wasupati: Raja Kerajaan Wirata, jatuh cinta kepada Dewi Watari.
  • Dewi Watari: Mantan istri Resi Parasara, menolak cinta Prabu Wasupati dan bunuh diri.
  • Raden Durgandana (Prabu Matsyapati): Putra Prabu Wasupati, dilantik menjadi raja Wirata setelah ayahnya meninggal. Gelarnya berarti “pemimpin ikan”.
  • Arya Rajamala: Putra kesayangan Dewi Watari, membangun dan menamai Telaga Watari. Dilantik menjadi senapati kerajaan.
  • Dewi Durgandini: Putri Prabu Wasupati, permaisuri di Kerajaan Hastina.
  • Dewi Swargandini (Endang Adrika): Permaisuri Prabu Wasupati, meninggal setelah suaminya.
  • Arya Kincaka: Adik ipar Prabu Matsyapati, diangkat sebagai patih.
  • Arya Rupakinca: Senapati Kerajaan Wirata.
  • Resi Parasara: Mantan suami Dewi Watari, pernah berhubungan dengan Dewi Durgandini.
  • Prabu Citranggada: Raja Hastina menggantikan Prabu Santanu, meninggal di tangan gandarwa.
  • Prabu Santanu: Raja Hastina yang kemudian menjadi bagawan.

Sumber: http://albumkisahwayang.blogspot.co.id/2015/09/matsyapati-wisuda.html

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Hadro Betawi

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Hadro Betawi adalah salah satu kesenian Betawi yang lekat menghadirkan nuansa religi dan masih berkembang sampai sekarang. Dibandingkan de...

Durian Kasmur

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Durian Kasmur adalah varietas durian legendaris yang berasal dari Desa Pedawang, Pekalongan. Buah ini terkenal dengan dagingnya yang tebal...

Tari Yele Fulan...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Tarian

Asal-usul Tari Yele Fulang berasal dari Desa Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Tarian ini terinspirasi dari mitologi lokal tentang...

Legenda Ciung W...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Dahulu kala, di Jawa Barat, terdapat Kerajaan Galuh yang dipimpin oleh Raja Raden Barma Wijaya Kusuma. Raja tersebut memiliki dua permaisuri,...

Legenda Asal Us...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Legenda ini bermula di sebuah desa bernama Ngasem. Diceritakan seorang perempuan bernama Endang Sawitri melahirkan seorang anak berwujud naga...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...