×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Cerita Rakyat

Elemen Budaya

Cerita Rakyat

Provinsi

Jawa Timur

Narayana Kridha

Tanggal 24 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Silsilah Prabu Kunjarakresna dan Prabu Yudakala Kresna

Dikisahkan dua raja raksasa bersaudara, Prabu Kunjarakresna dari Dwarawatiprawa dan Prabu Yudakala Kresna dari Dwarakawestri, keduanya berkulit hitam. Mereka memanggil panakawan Kyai Togog dan Bilung untuk menanyakan silsilah keturunan Batara Wisnu. Kyai Togog menjelaskan bahwa leluhur mereka berawal dari Batara Wisnu yang menjadi Prabu Wisnupati di Medangkamulan. Salah satu putranya, Batara Arnapurna, dikutuk menjadi raksasa Resi Sudramurti dan menikah dengan Dewi Mastura, memiliki tiga putra raksasa: Ditya Simparawan, Ditya Triwinggati, dan Ditya Wisnungkara. Ditya Wisnungkara adalah titisan Batara Wisnu yang meruwat Resi Sudramurti kembali menjadi dewa. Ia memiliki putra bernama Ditya Mayangkara, yang kemudian memiliki putra pendiri Kerajaan Dwarawatiprawa, Prabu Kalakresna. Silsilah berlanjut hingga Prabu Kresnadanawa yang memiliki tiga putra: Prabu Kunjarakresna (raja Dwarawatiprawa), Prabu Yudakala Kresna (raja Dwarakawestri), dan Ditya Kunjanawresa (senapati mereka).

Prabu Kunjarakresna Ingin Memperistri Bidadari

Setelah mengetahui silsilahnya sebagai keturunan Batara Wisnu, Prabu Kunjarakresna merasa pantas memiliki permaisuri bidadari kahyangan. Ia memutuskan untuk melamar Batari Wilotama ke Kahyangan Suralaya. Kyai Togog menasihatinya agar tidak mengikuti jejak leluhurnya, Prabu Kunjanakresna, yang tewas di kahyangan karena menginginkan Batari Supraba. Namun, Prabu Kunjarakresna menolak nasihat tersebut, merasa kesaktiannya lebih tinggi dari leluhurnya. Adiknya, Prabu Yudakala Kresna, menawarkan diri untuk melamar Batari Wilotama sebagai darma bakti seorang adik kepada kakaknya. Prabu Kunjarakresna merestui adiknya, dan Prabu Yudakala Kresna pun berangkat menuju Kahyangan Suralaya ditemani Ditya Kunjanawresa dan pasukan raksasa Dwarakawestri.

Prabu Baladewa Mengundang Dewi Setyaboma dan Raden Setyaki

Di Kerajaan Mandura, Prabu Baladewa mengadakan pertemuan dengan adik-adiknya, Raden Narayana dan Dewi Bratajaya, serta Patih Pragota dan Arya Prabawa. Pembahasan utama adalah rencana Raden Narayana untuk menikahi sepupunya, Dewi Setyaboma, putri Prabu Setyajit, sebagai istri ketiganya setelah Dewi Jembawati dan Dewi Rukmini. Raden Narayana menjelaskan bahwa pernikahan ini bukan karena hawa nafsu, melainkan untuk menggenapkan takdir sebagai titisan Batara Wisnu yang memiliki tiga jodoh di kahyangan, yaitu Batari Srilaksmi (menjadi Dewi Jembawati), Batari Srilaksmita (menjadi Dewi Rukmini), dan Batari Sri Setyawarna (menjadi Dewi Setyaboma). Raden Narayana juga menjelaskan bahwa Prabu Baladewa juga titisan dewa, Batara Basuki dan setengah Batara Laksmanasadu, namun Raden Narayana masih ingat kehidupan kahyangan sedangkan Prabu Baladewa tidak. Prabu Baladewa setuju untuk membantu dengan mengundang Dewi Setyaboma ke Mandura menggunakan kabar palsu bahwa permaisurinya, Dewi Erawati, sedang sakit dan merindukannya. Prabu Baladewa hanya ingin membantu sebatas itu dan menyerahkan kelanjutannya kepada Raden Narayana. Dewi Bratajaya mengusulkan agar Raden Narayana menyamar.

Sumber: http://albumkisahwayang.blogspot.co.id/2016/11/narayana-kridha.html

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Hadro Betawi

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Hadro Betawi adalah salah satu kesenian Betawi yang lekat menghadirkan nuansa religi dan masih berkembang sampai sekarang. Dibandingkan de...

Durian Kasmur

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Durian Kasmur adalah varietas durian legendaris yang berasal dari Desa Pedawang, Pekalongan. Buah ini terkenal dengan dagingnya yang tebal...

Tari Yele Fulan...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Tarian

Asal-usul Tari Yele Fulang berasal dari Desa Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Tarian ini terinspirasi dari mitologi lokal tentang...

Legenda Ciung W...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Dahulu kala, di Jawa Barat, terdapat Kerajaan Galuh yang dipimpin oleh Raja Raden Barma Wijaya Kusuma. Raja tersebut memiliki dua permaisuri,...

Legenda Asal Us...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Legenda ini bermula di sebuah desa bernama Ngasem. Diceritakan seorang perempuan bernama Endang Sawitri melahirkan seorang anak berwujud naga...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...