|
|
|
|
|
|
Nyonteng Gumok Tanggal 27 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Nyonteng Gumok adalah sebuah tradisi di wilayah Kalisat, Kabupaten Jember, yang memiliki makna mendalam bagi masyarakat setempat. Tradisi ini berfungsi sebagai ritual pemaknaan ruang, penghormatan kepada leluhur, serta doa keselamatan bagi warga sekitar. Lebih dari sekadar seremoni, Nyonteng Gumok menyimpan ingatan kolektif tentang sejarah kampung dan cara masyarakat membangun hubungan dengan alam. Tradisi ini juga mencerminkan pengetahuan dan nilai yang diwariskan, termasuk kebersamaan, rasa syukur, dan penghormatan.
Gumuk atau gumok, sebagai objek geografis, dipandang sebagai ruang yang mempertemukan proses alam, sejarah, pengalaman warga, dan kebudayaan. Oleh karena itu, Nyonteng Gumok memiliki fungsi penting dalam: * **Penghormatan kepada leluhur:** Mengingat dan menghormati para pendahulu yang telah membentuk sejarah dan kehidupan di wilayah tersebut. * **Doa keselamatan:** Memohon keselamatan dan keberkahan bagi warga yang tinggal di sekitar gumuk. * **Pemaknaan ruang hidup:** Memahami gumuk bukan hanya sebagai bentang alam, melainkan sebagai bagian integral dari perjalanan sejarah dan kehidupan sosial masyarakat. * **Pewarisan pengetahuan lokal:** Gumuk menyimpan potensi pengetahuan lokal yang perlu ditelusuri dan dijaga, karena rusaknya gumuk dapat berarti hilangnya ruang sejarah dan nilai budaya.
Tradisi Nyonteng Gumok saat ini mulai jarang dilakukan karena perubahan sosial dan berkurangnya pewarisan pengetahuan antargenerasi. Hal ini mendorong adanya kegiatan seperti "Merokat Kenangan Nyonteng Gumok" yang bertujuan untuk menelusuri kembali dan menggali pengetahuan budaya yang diwariskan. Upaya ini penting mengingat potensi perubahan penggunaan lahan dan pembangunan yang dapat menghilangkan bentang alam serta nilai budaya yang melekat di dalamnya. Sebagian pengetahuan mengenai tahapan, perlengkapan, dan makna tradisi ini masih tersimpan dalam ingatan warga dan para pelaku budaya.
Sumber: https://mediakampung.com/regional/jember/meka-20261017155018/nyonteng-gumok-di-kalisat-tradisi-lama-yang-menyimpan-pesan-penting-tentang-alam
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |