|
|
|
|
|
|
Panggung Krapyak Tanggal 02 Aug 2026 oleh Kyas1 . |
Panggung Krapyak adalah sebuah bangunan bersejarah berbentuk ruangan menyerupai kubus yang terletak di bagian selatan Keraton Yogyakarta. Dindingnya berwarna hitam, menunjukkan usianya yang hampir seperempat milenium, seumur dengan Kota Yogyakarta. Bangunan ini masih kokoh meskipun beberapa bagian rusak akibat gempa 27 Mei 2006. Ukurannya luas 17,6 m x 15 m dan tinggi 10 m.
Konon, area Krapyak dulunya adalah hutan habitat rusa atau menjangan. Keluarga kerajaan Mataram Islam, termasuk Prabu Hanyokrowati (putra Panembahan Senopati), gemar berburu di tempat ini. Prabu Hanyokrowati meninggal di hutan Krapyak pada tahun 1610 saat berburu, sehingga diberi gelar Panembahan Seda Krapyak dan dimakamkan di Kotagede. Panggung Krapyak dibangun sekitar tahun 1760 oleh Sri Sultan HB I, yang juga memiliki kegemaran berburu.
Panggung Krapyak berfungsi sebagai pos berburu sekaligus daerah pertahanan dari binatang buas. Lantai atas digunakan sebagai tempat berburu binatang. Bangunan ini juga diduga digunakan oleh prajurit Mataram sebagai pos pertahanan untuk memantau gerakan musuh dari arah selatan dan memberikan peringatan kepada Keraton jika ada bahaya.
Sumber: https://visitingjogja.jogjaprov.go.id/8261/panggung-krapyak-yogyakarta-tempat-berburu-menjangan-kerabat-kraton
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |