|
|
|
|
|
|
Pemakaman Trunyan Tanggal 12 Sep 2026 oleh Kyas1 . |
Pemakaman Trunyan adalah sebuah area pemakaman di pinggir Danau Batur, Kintamani, Bali, yang dikenal karena cara pemakamannya yang unik. Berbeda dengan pemakaman umum atau tradisi Ngaben di Bali, jenazah di Trunyan tidak dikubur atau dikremasi, melainkan hanya diletakkan di atas tanah di bawah pohon Taru Menyan. Keunikan ini menarik banyak wisatawan yang menyukai petualangan dan hal-hal yang tidak biasa. Sebutan 'Trunyan' sendiri berasal dari nama pemakaman di desa tersebut.
Jasad manusia yang meninggal tidak dikuburkan dalam tanah melainkan hanya diletakkan begitu saja di bawah pohon. Kemudian sebagai pemisah sekaligus penanda maka keluarga akan membuat semacam pagar dari bambu mengelilinginya. Setelah jasad menjadi tulang, sisa-sisa tulang tersebut akan dikumpulkan menjadi satu dan diletakkan di bawah pohon Taru Menyan untuk memberikan ruang bagi jenazah baru.
Meskipun jenazah diletakkan di area terbuka tanpa dikubur, jasad-jasad tersebut tidak mengeluarkan bau busuk. Hal ini bukan karena hal mistis, melainkan karena banyak terdapat pohon besar bernama Taru Menyan di area pemakaman tersebut. Pohon Taru Menyan mengeluarkan bau wangi yang mengaburkan bau busuk dari mayat. Selain itu, akar dari pohon Taru Menyan juga diduga bisa menyerap bau busuk yang berasal dari jasad manusia.
Terdapat syarat khusus bagi jenazah yang dapat dimakamkan di Trunyan. Hanya warga yang sudah menikah dan meninggal secara wajar yang diizinkan untuk diletakkan di area pemakaman ini. Hanya orang yang memenuhi 2 persyaratan tersebut yang boleh dimakamkan di Trunyan.
Lokasi ini berada di pinggir Danau Batur, Kintamani, dan hanya bisa diakses dengan menyeberang menggunakan perahu. Biasanya wisatawan yang berkunjung ke kawasan Danau Batur dan Gunung Batur akan menyempatkan diri untuk mengunjungi Pemakaman Trunyan.
Sumber: https://www.putrama.co.id/desa-trunyan-tempat-wisata-di-bali
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |