×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Cerita Rakyat

Elemen Budaya

Cerita Rakyat

Provinsi

Sumatera Selatan

Asal Daerah

Palembang

Perjanjian Demang Lebar Daun Dan Seri Teri Buana

Tanggal 26 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Cerita

Perjanjian ini adalah sebuah dialog antara Demang Lebar Daun dan Seri Teri Buana. Demang Lebar Daun menyembah dan menyatakan bahwa anak cucunya bersedia menjadi hamba Seri Teri Buana, dengan syarat mereka diperlakukan dengan baik. Ia juga meminta agar jika anak cucunya berdosa, bahkan sebesar apapun, tidak dinista dengan kata-kata jahat. Jika dosanya besar dan patut dihukum mati sesuai hukum syarak, itu bisa dilakukan. Baginda Seri Teri Buana menerima janji ini dan mengingatkan Demang Lebar Daun tentang janji dari "bapa hamba" (leluhur). Demang Lebar Daun bertanya janji yang mana. Seri Teri Buana menjelaskan bahwa pada akhir zaman kelak, anak cucu Demang Lebar Daun tidak boleh durhaka kepada anak cucu Seri Teri Buana, meskipun mereka berperilaku buruk. Demang Lebar Daun menyetujuinya, tetapi dengan syarat jika anak cucu Seri Teri Buana yang mengubah perjanjian terlebih dahulu, maka anak cucunya pun akan mengubahnya.

Tokoh

  • Demang Lebar Daun: Raja Palembang, keturunan Raja Sulan/Chulan, dan seorang pembesar yang berani menegaskan syarat dalam perjanjiannya.
  • Seri Teri Buana: Juga dikenal sebagai Bichitram Shah atau Sangsapurba/Trimarti Trib’huvena, yang tiba di Seguntang Mahameru.

Asal & Persebaran

Kisah ini berasal dari "Sejarah Melayu" atau "The Malay Annals", khususnya MS. Raffles No. 18. Perjanjian ini terjadi di Palembang.

Sumber: https://sembangkuala.wordpress.com/2009/05/24/the-promise

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Gending Ayak-ay...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Musik dan Lagu

Deskripsi Gending Ayak-ayak dikenal dengan ritme yang dinamis serta kaya akan unsur-unsur filosofis yang mendalam, menggambarkan berbagai aspek kehi...

Masjid Ishlah

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Masjid Ishlah adalah masjid yang terletak di Nagari Tuo Pariangan, sekitar 50 meter dari jalan utama Padang Panjang, Batusangkar. Masjid i...

Tari Kuda Lumpi...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Tarian

Asal-usul Tari Kuda Lumping atau Jathilan sudah ada sejak zaman primitif dan awalnya digunakan sebagai sarana upacara ritual yang bersifat magis. Pa...

Kopi Tatungkuik

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Kopi Tatungkuik merupakan tradisi minum kopi unik dari Malalak, Sumatera Barat, yang penyajiannya khas karena gelasnya diletakkan terbalik...

Anak Kambing Sa...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Musik dan Lagu

Deskripsi Lagu Anak Kambing Saya adalah lagu anak-anak populer dari Nusa Tenggara Timur, Indonesia, yang juga dikenal luas di Malaysia dan Singapura...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...