|
|
|
|
|
|
Peterakne Tanggal 09 Sep 2026 oleh Kyas1 . |
Peterakne adalah pelaminan bertingkat yang digunakan dalam pernikahan adat Melayu Riau. Nama peterakne berasal dari tiga kata: "pe" yang berarti peti atau kotak, "rak" yang berarti bertingkat, dan "ne" yang berarti lebih dari satu.
Peterakne selalu memiliki jumlah tingkatan yang ganjil, disesuaikan dengan hadirin yang datang. Umumnya, tiga tingkat digunakan untuk para datuk, dan lima tingkat untuk kerabat sultan. Di peterakne juga dilengkapi dengan bantal sadok di belakang sebagai tempat bersandar, serta tabir selak yang dipasang di sisi kanan dan kiri.
Peterakne berfungsi sebagai tempat untuk acara tepuk tepung tawar dan makan bersuap. Filosofi jumlah tingkatan yang ganjil mengacu pada identitas Melayu dengan Islam yang banyak menggunakan angka ganjil.
Sumber: https://www.riauonline.co.id/riau/kota-pekanbaru/read/2022/05/12/identik-dengan-warna-kuning-merah-dan-hijau-ini-filosfi-pelaminan-melayu-riau
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |