|
|
|
|
|
|
Putri Biyuku Tanggal 26 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Alkisah, tersebutlah sebuah kerajaan megah di tengah hutan yang dipimpin oleh raja bengis dan tidak adil, sehingga rakyatnya hidup sengsara. Namun, sang permaisuri memiliki hati yang baik dan mengetahui bahwa sifat raja disebabkan karena belum memiliki keturunan. Setelah lama menikah, permaisuri jatuh sakit dan tabib kerajaan mengabarkan bahwa ia hamil. Raja dan rakyatnya sangat bahagia mendengar kabar ini. Pada akhirnya, permaisuri melahirkan seorang putri. Raja awalnya kecewa karena berharap putra mahkota, tetapi ia menyadari harus bersyukur. Putri tersebut diberi nama Putri Biyuku, yang berarti putri kura-kura, karena saat kelahirannya muncul segerombolan kura-kura besar di depan istana. Sejak saat itu, raja berubah menjadi bijaksana dan seluruh negeri makmur. Namun, ketika beranjak dewasa, Putri Biyuku berubah menjadi sombong dan angkuh. Raja yang sedih mengadakan sayembara: barang siapa dapat mengubah perilaku putri, jika bujang akan menjadi suaminya, dan jika tua akan menjadi saudara penguasa negeri. Banyak pemuda mengikuti sayembara, tetapi Putri Biyuku selalu menghina mereka. Datanglah seorang pemuda buruk rupa dan miskin yang juga mendapat hinaan. Tak disangka, pemuda itu tiba-tiba berubah menjadi pangeran tampan dari langit yang datang untuk menyadarkan sang putri. Sebagai hukuman, sang pangeran mengubah Putri Biyuku menjadi seekor biyuku (kura-kura) yang hidup sengsara di sungai tengah hutan. Raja sangat sedih, dan hutan tempat putri masuk ke sungai itu kemudian dikenal sebagai Hutan Biyuku, yang lama-kelamaan menjadi dusun bernama Dusun Biyuku. Cerita ini diharapkan menjadi pelajaran bagi semua.
Kisah Putri Biyuku merupakan salah satu contoh "Ande-ande Panjang", sastra tutur khas Melayu yang berkembang di Kabupaten Banyuasin. Dusun Biyuku dipercaya dinamai dari peristiwa dalam cerita ini.
Cerita ini mengandung pesan moral agar manusia tidak sombong dan selalu dapat menjaga diri dari perilaku buruk. Kisah Putri Biyuku diharapkan dapat menjadi panutan agar menjadi manusia yang mulia.
Sumber: https://irwanpratubangsawans.wordpress.com/2017/03/31/ande-ande-panjang-putri-biyuku
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |