×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Seni Pertunjukan

Elemen Budaya

Seni Pertunjukan

Provinsi

Jawa Timur

Asal Daerah

Desa Manduro, Jombang

Sandur Manduro

Tanggal 23 Oct 2026 oleh Kyas1 . Revisi 4 oleh Kyas1 pada 23 Oct 2026.

Deskripsi

Sandur Manduro adalah pertunjukan tradisional yang memadukan unsur tari, teater, rupa, dan musik. Kesenian ini biasa dilakukan oleh masyarakat Desa Manduro setelah masa panen. Nama "Sandur" berasal dari kata "isan" (selesai panen) dan "dhur" (ngedur), yang berarti "habis panen seharian". Pertunjukan ini dinamakan Sandur Manduro karena berasal dari Desa Manduro. Kesenian ini menunjukkan akulturasi dengan masyarakat Jawa pada masanya dan memiliki keunikan dalam susastra dan pembukaan, serta penggunaan dua bahasa: Madura dan Jawa (Jombangan), karena mayoritas penduduk Desa Manduro berbahasa Madura dan Jawa ngoko sehari-hari.

Sejarah Singkat

Dahulu, terdapat lima grup atau kelompok kesenian Sandur di Desa Manduro, namun saat ini hanya tersisa satu grup bernama "Grup Gaya Rukun". Kesenian Sandur Manduro mengalami kemerosotan performa dan apresiasi seiring dengan perkembangan teknologi dan pergeseran minat masyarakat ke kesenian yang lebih modern. Pertunjukan Sandur Manduro sudah jarang ditemukan dalam acara hajatan, haul, maupun festival kebudayaan lokal di Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang. Tidak adanya generasi penerus menyebabkan kesenian tradisional ini terancam punah di Kabupaten Jombang.

Struktur Pertunjukan

Struktur pertunjukan Sandur Manduro berbeda dengan Sandur di daerah lain dan memiliki makna tersendiri bagi masyarakatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur pertunjukan Sandur Manduro terdiri dari tiga bagian utama:

  • Bagian pembuka (selamatan)
  • Inti pertunjukan Sandur Manduro
  • Bagian penutup (berebut jajan pasar)

Bentuk Pertunjukan

Pertunjukan Sandur Manduro mencakup unsur-unsur tarian, musik, kostum, dan tata rias. Aspek-aspek ini menjadi fokus untuk memahami bentuk kesenian tradisional ini dan bagaimana para seniman berusaha mempertahankannya di tengah persaingan dengan kesenian modern.

Pelestarian

Pemerintah Kabupaten Jombang terus berupaya melestarikan kesenian Sandur Manduro, salah satunya dengan memberikan pembinaan. Pernah dilakukan pelatihan pengembangan bentuk penyajian kesenian Topeng Sandur bagi seniman di Kabupaten Jombang, bekerja sama dengan Mahasiswa Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya. Penetapan Sandur Manduro sebagai warisan budaya takbenda dilakukan untuk melindungi budaya takbenda di Indonesia dan diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian warisan budaya takbenda Indonesia.

Gerak & Struktur

  • Tari Bur Lebur
  • Tari Klana
  • Tari Gunungsari Sapen
  • Drama Sogolan
  • Tari Bapang
  • Tari Ayon-ayon
  • Tari Panji
  • Tari Ledhekan
  • Tari Cino Mburu babi
  • Tari Ksatria Berkuda
  • Jepaplok
  • Manuk Thengkek

Fungsi

Awalnya, Sandur Manduro digunakan sebagai hiburan bagi para petani setelah bekerja di ladang dan berfungsi sebagai ritual Ngudari Ujar (atau Ngudari Kata). Namun, seiring perkembangan sosial dan budaya masyarakat, fungsi ritual ini telah menurun dan beralih menjadi hiburan semata.

Asal & Persebaran

Sandur Manduro berasal dari spontanitas masyarakat Desa Manduro, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang. Sandur ini awalnya berasal dari 'dolanan' atau permainan tradisional anak-anak Jawa.

Isu dan Revitalisasi

Sandur Manduro menghadapi beberapa masalah, termasuk durasi pertunjukan yang sangat panjang (sekitar 8 jam, meskipun kadang dipersingkat menjadi 3-4 jam), pergeseran fungsi dari ritual menjadi hiburan, dan kurangnya regenerasi pemain. Upaya revitalisasi dilakukan melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) untuk mengubahnya menjadi seni pariwisata dan melatih generasi muda. Konsep revitalisasi ini mengadopsi kerangka Adolph S. Tomars, meliputi pemadatan, salinan dari aslinya, penghilangan nilai sakral dan simbolis demi glamor, keragaman, dan keterjangkauan.

Sumber: https://jim.unindra.ac.id/index.php/vhdkv/article/download/7859/pdf, http://etd.repository.ugm.ac.id/index.php?act=view&buku_id=78493&mod=penelitian_detail&sub=PenelitianDetail&typ=html, https://faktualnews.co/2017/10/28/kesenian-rakyat-sandur-manduro-ditetapkan-warisan-budaya-takbenda-indonesia/44453, https://terobjournal.stkw-surabaya.ac.id/index.php/jtr/article/download/7/20/82

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Asal Usul Raja...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Pada zaman dahulu, seorang raja bernama Datuelo bertahta di Desa Tavebia, Kulawi, Sulawesi Tengah. Ia ingin membangun baruga (rumah adat) ber...

Jaran Cecekan I...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Jaran cecekan adalah permainan tradisional dari Indramayu yang dimainkan oleh anak-anak. Permainan ini melibatkan penggunaan "kuda-kud...

Bedor

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Seni Pertunjukan

Asal-usul Kesenian "bedor" berasal dari Kampung Cibadak, Desa Girimulya, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur. Dikenal sejak tahun 1897, kes...

Pabetekan

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Pabetekan merupakan wadah yang berfungsi untuk menyimpan bumbu-bumbu makanan atau nasi. Wadah ini biasanya digantung di atas, dekat dengan...

Puteran

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Puteran adalah permainan tradisional yang biasanya dimainkan oleh anak-anak, terutama perempuan, meskipun anak laki-laki juga bisa ikut se...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...