|
|
|
|
|
|
Sari Oneng Tanggal 23 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Gamelan Sari Oneng merupakan sebuah proyek bersama antara perkebunan Parakansalak dan Sinagar di Sukabumi. Gamelan ini dikenal secara luas, bahkan keterkenalannya melebihi Hindia Belanda, karena sukses menjelajahi dunia untuk mempromosikan teh dan budaya nusantara. Salah satu perangkat gamelan ini kini disimpan di museum negara Leiden, Belanda.
Kiprah gamelan ini bermula pada tahun 1857 ketika Adriaan Walfaare Holle menjadi administratur perkebunan Parakansalak. Holle menyukai permainan gamelan Sunda dan bahkan dapat memainkan rebab dengan baik. Ia sering menyambut turis elite yang datang ke Parakansalak dan Sinagar, menawarkan tur pegunungan, berkuda, keramahan desa, tur perkebunan, wayang golek, dan gamelan. Pada tahun 1883, Gustaf CFW Mundt menggantikan Holle dan membawa rombongan gamelan ini ke sebuah pameran di Amsterdam, Belanda. Atas permintaan panitia, Mundt mengkonstruksikan gamelan Sunda yang berlaras pelog agar bisa memainkan lagu-lagu langgam diatonik dengan ukiran bergaya Eropa. Puncak ketenaran gamelan Sari Oneng terjadi saat peresmian Menara Eiffel di Paris pada 31 Maret 1889. Saat itu, pihak Javaasche Bank yang diketuai Van den Berg bekerja sama dengan keluarga Eduard Julius Kerkhoven dan Mundt untuk membawa gamelan Sari Oneng beserta wayang dan replika kampung Jawa ke pameran tersebut. Mundt dan Kerkhoven menyiapkan 40 orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan, termasuk 22 laki-laki asal Parakansalak dan Sinagar serta 5 penari wanita Parakansalak, dari total 75 orang yang diberangkatkan. Pemimpin delegasi ini adalah Suminta Mein, seorang pekerja sekaligus pemain rebab. Komponis Perancis, Achille-Claude Debussy, sangat mengagumi langgam gamelan ini dan terpengaruh dalam beberapa karyanya.
Gamelan Sari Oneng berfungsi sebagai media promosi teh dan budaya nusantara di kancah internasional. Keberadaannya dalam berbagai pameran di Eropa turut memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia.
Sumber: https://www.sukabumiupdate.com/peristiwa/83123/sari-oneng-gamelan-sukabumi-yang-tampil-di-peresmian-menara-eiffel-paris
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |