×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Seni Pertunjukan

Elemen Budaya

Seni Pertunjukan

Provinsi

Sumatera Selatan

Asal Daerah

Desa Terlangu, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin

Sendratari Akar Serekan

Tanggal 26 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Sendratari Akar Serekan adalah sebuah seni pertunjukan yang diadaptasi dari cerita rakyat kuno. Cerita ini berasal dari Desa Terlangu, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin dan mengisahkan kehidupan delapan bersaudara bersama neneknya, serta perubahan sifat salah satu putri yang berujung pada penyesalan dan asal mula nama "Akar Serekan".

Cerita

Dahulu kala, di Desa Terlangu, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, hidup delapan bersaudara: tujuh perempuan dan satu laki-laki, bersama nenek mereka, Nenek Meruya. Ketujuh putri itu adalah Putri Seru, Putri Sungkai, Putri Pulai, Putri Dadap, Putri Sekemput, Putri Brotowali, dan Putri Serekan. Adik laki-laki mereka dipanggil Dek Nang. Mereka hidup rukun, mencari nafkah dengan menyadap karet dan mengumpulkan akar serekan untuk dijadikan alat rumah tangga seperti bakul, keruntung, dan tombak. Suatu ketika, Putri Serekan, si bungsu, mulai berperilaku buruk. Ia sering memusuhi saudara-saudaranya, mengusir keenam saudaranya ke hutan, dan membuat Nenek Meruya tak berdaya. Keenam putri itu konon berubah menjadi akar-akar liar di hutan. Setelah itu, hanya Putri Serekan, Dek Nang, dan Nenek Meruya yang tersisa. Suatu sore, Putri Serekan mengajak Dek Nang ke hutan. Di sana, ia mendorong Dek Nang ke semak belukar, yang menyebabkan Dek Nang terseret, terlilit akar, dan menghilang. Dek Nang tidak meninggal, melainkan bertapa, berharap kakaknya menyadari kesalahannya dan mencarinya. Putri Serekan akhirnya menyadari kesalahannya setelah melihat kesedihan Nenek Meruya dan memutuskan mencari adiknya di hutan. Ia bertemu Dek Nang yang sedang bertapa. Tiba-tiba, angin puyuh yang sangat kuat datang, membawa Dek Nang dan menyangkutkannya pada akar-akar liar di hutan. Putri Serekan tidak berhasil menyelamatkan adiknya, dan Dek Nang pun berubah menjadi akar, menyusul keenam saudarinya. Putri Serekan pun dihantui penyesalan mendalam. Dari kisah inilah, akar tersebut dinamakan Akar Serekan, yang kemudian menjadi nama sendratari ini.

Sumber: https://irwanpratubangsawans.wordpress.com/2016/05/10/sendra-tari-akar-serekan

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Gending Ayak-ay...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Musik dan Lagu

Deskripsi Gending Ayak-ayak dikenal dengan ritme yang dinamis serta kaya akan unsur-unsur filosofis yang mendalam, menggambarkan berbagai aspek kehi...

Tari Kuda Lumpi...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Tarian

Asal-usul Tari Kuda Lumping atau Jathilan sudah ada sejak zaman primitif dan awalnya digunakan sebagai sarana upacara ritual yang bersifat magis. Pa...

Kopi Tatungkuik

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Kopi Tatungkuik merupakan tradisi minum kopi unik dari Malalak, Sumatera Barat, yang penyajiannya khas karena gelasnya diletakkan terbalik...

Masjid Ishlah

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Masjid Ishlah adalah masjid yang terletak di Nagari Tuo Pariangan, sekitar 50 meter dari jalan utama Padang Panjang, Batusangkar. Masjid i...

Anak Kambing Sa...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Musik dan Lagu

Deskripsi Lagu Anak Kambing Saya adalah lagu anak-anak populer dari Nusa Tenggara Timur, Indonesia, yang juga dikenal luas di Malaysia dan Singapura...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...