|
|
|
|
|
Di Pulau Timor, hiduplah keluarga petani dengan empat belas anak. Kebun mereka selalu dirusak oleh seekor babi hutan besar, sehingga hasil panen tidak cukup untuk kebutuhan keluarga. Anak-anak laki-laki ditugaskan menjaga kebun secara bergiliran. Di antara ketujuh anak laki-laki, hanya Suri Ikun yang berani menghadapi babi hutan, sementara saudara-saudaranya melarikan diri hanya karena mendengar dengusan. Suatu hari, saat gilirannya menjaga kebun, Suri Ikun berhasil memanah babi hutan itu hingga mati dan membawanya pulang. Kakak sulungnya, yang ditugaskan membagi daging, karena iri dan dengki, hanya memberi Suri Ikun bagian yang sedikit dagingnya. Selain itu, kakak sulungnya menyuruh Suri Ikun mencarikan gerinda milik ayah mereka yang tertinggal di hutan saat hari sudah menjelang malam. Dalam perjalanan, Suri Ikun tanpa sadar mengambil jalan yang berbeda dan semakin masuk ke tengah hutan. Ketika tersadar dan memanggil kakaknya, ia malah dijawab oleh hantu-hantu jahat yang menyesatkannya. Suri Ikun lalu ditangkap dan dikurung di sebuah gua gelap. Dari celah sempit di gua, ia melihat dua anak burung kelaparan dan melemparkan makanannya kepada mereka. Kedua burung itu tumbuh menjadi sangat besar dan kuat. Sebagai rasa terima kasih, mereka membebaskan Suri Ikun dari para hantu dan secara gaib membuatkan sebuah istana lengkap dengan pengawal dan pelayan. Suri Ikun kemudian hidup berbahagia di sana.
Cerita ini diadaptasi dari "Suri Ikun and The Two Birds" karya NY. S.D.B. Aman yang diterbitkan dalam "Folk Tales From Indonesia" pada tahun 1976.
Sumber: https://uun-halimah.blogspot.com/2010/05/suri-ikun-dan-dua-burung-ntt.html, https://indosastra.com/cerita-anak-rakyat-dongeng/legenda-suri-ikun-dan-dua-burung-cerita-rakyat-nusa-tenggara-timur
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |