|
|
|
|
|
|
Tabuah Larangan Tanggal 25 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Tabuah Larangan adalah alat bunyi khas masyarakat Minangkabau yang memiliki desain menyerupai gendang, namun dengan ukuran yang lebih panjang dan besar. Alat ini ditempatkan secara khusus di lingkungan istana dan hanya dibunyikan pada waktu-waktu tertentu yang berkaitan dengan kepentingan kerajaan atau adat.
Tabuah Larangan dibuat dengan menggunakan kulit sapi pilihan sebagai bagian depan, yang diolah sedemikian rupa. Kulit sapi ini menutupi bagian depan kayu yang sengaja dilubangi bagian tengahnya, sementara sisi lainnya dibiarkan terbuka. Desain ini memungkinkan Tabuah Larangan menghasilkan bunyi yang nyaring dan dapat didengar dari jarak jauh.
Berbeda dengan tabuah umum yang berfungsi sebagai penanda waktu sholat, pengumpul masyarakat, atau penyampai kabar duka, Tabuah Larangan memiliki fungsi yang lebih spesifik dan terbatas. Alat ini dibunyikan ketika raja ingin mengumpulkan masyarakat di sekitar istana atau saat berlangsungnya prosesi adat penting di Minangkabau, seperti pengangkatan raja atau saat raja Pagaruyung mangkat.
Tabuah Larangan ditemukan di komplek museum Istana Basa Pagaruyung dan Istana Silinduang bulan, mengindikasikan keberadaannya yang erat kaitannya dengan lingkungan istana di Minangkabau.
Sumber: https://bakaba.net/tabuah-larangan-di-komplek-museum-istana-pagaruyung
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |