×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Produk Arsitektur

Elemen Budaya

Produk Arsitektur

Provinsi

Jawa Barat

Taman Sari Sunyaragi

Tanggal 25 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Taman Sari Sunyaragi adalah sebuah tempat di Cirebon, Jawa Barat, yang berfungsi sebagai taman dan bangunan serbaguna. Bangunan ini memiliki banyak ruang dan lorong yang gelap dan sempit, sehingga sering disebut juga Gua Sunyaragi. Pada masa lalu, taman ini digunakan sebagai tempat bertapa untuk meningkatkan ilmu kanuragan para pembesar keraton Kasepuhan Cirebon. Namun, seiring waktu, fungsinya berkembang menjadi tempat peristirahatan, musyawarah, pengaturan taktik dan strategi melawan penjajah, serta benteng pertahanan terhadap Belanda.

Asal-usul

Ada dua versi mengenai asal-usul Taman Sari Sunyaragi. Versi pertama, berdasarkan kitab Purwaka Caruban Nagari, menyebutkan bahwa taman ini dibangun pada tahun 1703 Masehi oleh Pangeran Kararangen (Pangeran Arya Carbon). Versi kedua, berdasarkan kitab Caruban Kandha dan catatan Keraton Kasepuhan, menyatakan bahwa Taman Sari Sunyaragi dibangun sekitar tahun 1529 Masehi. Pembangunan ini terjadi karena Pesanggrahan Giri Nur Sapta Rengga di Gunung Sembung, yang sebelumnya merupakan tempat bertapa, diubah fungsinya menjadi pemakaman raja-raja Cirebon (Astana Gunung Jati). Catatan Keraton Kasepuhan juga menyebutkan bahwa yang dibangun pada tahun 1703 hanya bagian dari kompleks, yaitu Arga Jumut dan Mande Kemasan.

Pemugaran

Taman Sari Sunyaragi telah mengalami serangkaian perbaikan dan pemugaran dari waktu ke waktu. Pemugaran pertama dilakukan pada tahun 1852 Masehi setelah taman ini rusak akibat serangan pasukan Belanda pada tahun 1778. Pemugaran ini dilaksanakan pada masa pemerintahan Sultan Adiwijaya, dengan arsitek Cina bernama Tan Sam Cay, yang kemudian ditangkap dan dibunuh. Pemugaran kedua dilakukan oleh pemerintah kolonial Belanda antara tahun 1937-1938 oleh Krisjman dari Dinas Kebudayaan Semarang, dengan fokus memperkuat konstruksi asli dan menghilangkan beberapa bagian yang membahayakan struktur. Pemugaran selanjutnya berlangsung dari tahun 1976 hingga 1984 oleh Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala, yang mencakup pembersihan, penyambungan bagian yang rusak, pemagaran, dan pembenahan lingkungan.

Kompleks Taman Sari Sunyaragi

  • Gua Pengawal: Berfungsi sebagai tempat para prajurit mengawasi keadaan Tamansari.
  • Bangsal Jinem: Digunakan sebagai tempat pertemuan tamu-tamu keraton. Di sekitarnya terdapat kolam Si Manyang dan Mande Kemasan.
  • Taman Mande Beling: Di sekitarnya terdapat Taman Bujenggi Obahing Bumi, Gua Lawa, Gua Dapur, Taman Perawan Sunti, makara, dan tirai air.
  • Gua Peteng: Gelap dan sempit, sering digunakan oleh pangeran dan sultan Cirebon untuk melakukan lelaku.
  • Ruang arca Puteri Cina: Memiliki banyak jendela dan terdapat kupel kecil berbentuk joglo yang dipercaya sebagai tempat Panembahan bertafakur.
  • Gedung Penembahan: Terdiri dari ruang Kaputran (tempat bersolek para Pangeran) dan ruang Kaputren (tempat bersolek para Putri Keraton).
  • Balai Kambang: Luasnya sekitar 25 meter persegi, konon dahulu dikelilingi air sehingga pengunjung harus menggunakan perahu.
  • Komplek Arga Jumut: Terdapat halaman/taman, gapura bentar yang dikelilingi air, dan gua yang disusun bertingkat.
  • Gua Padang Ati: Diyakini digunakan para pangeran untuk mencari petunjuk Ilahi saat menghadapi masalah.
  • Gua Klanggengan: Dipercaya sebagai tempat yang dapat melanggengkan pernikahan dan tempat bagi seseorang yang ingin segera mendapat jodoh.
  • Kupel
  • Keputran
  • Keputren
  • Pesanggrahan
  • Gua Lawa
  • Gua Dapur
  • Gua Langse
  • Mande Kemasan
  • Taman Bujenggi Obahing Bumi
  • Taman Puteri Bunyi
  • Taman Perawan Sunti
  • Kolam Si Manyang

Sumber: https://uun-halimah.blogspot.com/2008/11/taman-sari-sunyaragi-cirebon-jawa-barat.html

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

Taman Sari Sunyaragi — Produk Arsitektur, Cirebon · source

DISKUSI


TERBARU


Taman Sari Suny...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Taman Sari Sunyaragi adalah sebuah tempat di Cirebon, Jawa Barat, yang berfungsi sebagai taman dan bangunan serbaguna. Bangunan ini memili...

Tari Tanak Enen...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Tanak Eneng Ujan merupakan tarian tradisional yang biasa ditampilkan saat musim kemarau panjang. Tarian ini bersifat ritual dan melib...

Malangko

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Musik dan Lagu

Deskripsi Malangko merupakan seni menembangkan Syair Lawas yang memiliki temung atau irama yang dikenal sebagai Langko. Asal Kesenian Malangko ber...

Feko Sedih

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Musik dan Lagu

Deskripsi Feko Sedih adalah sebuah musik tradisional dari Timor yang dibawakan oleh grup Atambua Drum Ensemble. Musik ini memiliki durasi 2 menit 2...

Kue Jongkong Ba...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Kue Jongkong adalah kue basah khas Bangka Belitung yang memiliki rasa manis gurih dan tekstur lembut kenyal. Disajikan dalam beberapa lapi...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...