|
|
|
|
|
|
Telangkai Melayu Tanggal 20 Sep 2026 oleh Kyas1 . |
Telangkai adalah sosok yang memahami tata cara, bahasa, pantun, syair, serta nilai-nilai adat Melayu. Peran ini dulu dikenal dengan istilah Bintara Sabda pada masa kerajaan, namun kini lebih banyak dijalankan oleh Telangkai, yaitu orang tua atau tokoh yang dituakan dan memahami adat Melayu. Keberadaan Telangkai tidak hanya sebagai perantara antara kedua keluarga, tetapi juga memiliki fungsi penting dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul dalam proses adat.
Telangkai memiliki beberapa peran dan fungsi utama dalam adat Melayu:
Keberadaan Telangkai masih penting, namun menghadapi tantangan karena masyarakat mulai banyak menggunakan pembawa acara atau MC umum dalam berbagai acara adat. Untuk menjaga keberlanjutan tradisi ini, Telangkai dituntut benar-benar memahami adat Melayu, termasuk menguasai tata cara prosesi, bahasa yang sesuai, serta pantun dan syair yang mengandung nasihat. Regenerasi menjadi kunci agar nilai-nilai adat Melayu tetap dikenal dan dipahami oleh generasi berikutnya. Pelatihan dan seminar Telangkai juga perlu terus dilakukan, bahkan dapat mulai dikenalkan sejak usia sekolah, seperti tingkat SMP.
Sumber: https://rri.co.id/medan/budaya/2733047/telangkai-melayu-penjaga-tradisi-dan-adat-di-tengah-perubahan-zaman
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
Telangkai Melayu — Ritual, Medan · source
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |