×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Elemen Budaya

Produk Arsitektur

Provinsi

Jawa Timur

Candi Tegowangi

Tanggal 13 Jul 2018 oleh Arum Tunjung.

Kabupaten Kediri merupakan salah satu tujuan wisata budaya yang memiliki potensi peninggalan sejarah yang menarik. Sebagai kawasan bekas kerajaan kuno, Kediri menyisakan beberapa buah cand. Salah satunya adalah Candi Tegowangi.
Candi ini terletak di Dusun Candirejo, Desa Tegowangi, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Lokasi candi ini berada di timur laut Kota Kediri ± 24 Km atau 4 Km dari Kota Pare.
 
Untuk menuju candi ini tidak tergolong sulit karena Jalan Pare – Papar cukup halus aspalnya. Penanda untuk masuk lokasi candi ini dari jalan tersebut adalah pertigaan SDN Tegowangi ke utara melewati Kantor Desa Tegowangi.
 
Lingkungan candi ini merupakan kawasan pemukiman yang masih tergolong asri. Di sekeliling Candi Tegowangi terdapat beberapa pohon sonokeling (Dalbergia latifolia) dan pohon sengon (Albizia chinensis), dan tepat di sebelah utara candi ada lapangan milik Desa Tegowangi.
 
Menurut Kitab Pararaton, candi ini bernama Candi Tigawangi, sebagai tempat pendharmaan (memuliakan) Bhre Matahun Kapisan, suami Bhre Lasem Kapisan, yang diberi nama Kusumapura. Ia merupakan kawasan dharmmahaji (tempat yang disucikan karena menjadi tempat pendharmaan abu jenazah kerajaan). Dulu semasa Bhre Matahun Kapisan masih hidup, dia pernah mendapat petaka karena sebuah penyakit yang hampir tidak bisa disembuhkan. Kalau tidak mendapat pertolongan dari Dang Hyang Smaranatha dan Dang Hyang Panawasikan, usianya tidak bakal panjang. Dan begitu dia mangkat, diguratkanlah cerita Kidung Sudamala, sebuah kidung pengruwatan pada dinding-dinding pendharmaannya.
 
Dalam Kitab Negarakertagama, Bhre Matahun Kapisan, sepupu Prabu Hayam Wuruk, mangkat pada tahun 1388. Dua belas tahun kemudian sesuai kebiasaan yang berlaku dalam agama Siwa Buddha, pendharmaannya baru didirikan, yaitu tepat pada tahun 1400 dengan upacara srada, saat Prabu Hayam Wuruk yang bergelar Sri Rajasanagara berkuasa. Bukan tanpa alasan pendharmaannya didirikan di Keling. Di daerah ini, dulu Dang Hyang Smaranatha dan Dang Hyang Panawasikan menghilang tak tentu rimbanya. Menghilang semenjak Perang Bubat (1357) terjadi. Dan sudah menjadi wasiat Bhre Matahun begitu meninggal.
 

Secara umum Candi Tegowangi berdenah bujursangkar menghadap ke barat, berukuran 11,20 m x 11,20 m dengan tinggi 4,35 m. Pondasinya terbuat dari bata, sedangkan batur kaki dan sebagian tubuh yang tersisa terbuat dari batu andesit. Bagian kaki candi berlipit dan berhias. Tiap sisi kaki candi ditemukan tiga panil tegak yang dihiasi raksasa (gana) duduk jongkok, kedua tangan diangkat ke atas seperti endukung bangunan candi. Di atasnya terdapat tonjolan-tonjolan berukir melingkari kaki candi, di atas tonjolan terdapat sisi genta yang berhias.

Pada bagian tubuh candi, di tengah-tengah pada setiap sisinya terdapat pilar polos yang menghubungkan badan dan kaki candi. Pilar-pilar itu tampak belum selesai dikerjakan. Di sekeliling tubuh candi dihiasi relief cerita Sudamala yang berjumlah 14 panil yaitu 3 panil di sisi utara, 8 panil di sisi barat dan 3 panil sisi selatan. Cerita ini berisi tentang ruwatan (pensucian) Dewi Durga dalam bentuk jelek dan jahat menjadi Dewi Uma dalam bentuk baik yang dilakukan oleh Sadewa, salah satu dari Pandawa. Sedangkan, pada tubuh candi terdapat yoni dengan ceret (pancuran) berbentuk naga.
 
Di halaman candi terdapat beberapa arca, yaitu Parwati Ardhanari, Garuda berbadan manusia dan sisi candi di sudut tenggara. Berdasarkan arca-arca yang ditemukan dan adanya yoni di bilik candi maka candi ini berlatar belakang agama Hindu. ***
 

Sumber: kekunaan.blogspot.com

DISKUSI


TERBARU


Sayur Asem-asem...

Oleh Kyas1 | 26 Sep 2026.
Makanan Minuman

Bahan-bahan 300 gr Daging (rebus biar empuk lalu potong dadu/sesuai selera) 100gr Buncis (potong kotak) 1 buah Wortel (potong dadu) 1 buah Tomat...

Rengginang Nasi

Oleh Kyas1 | 26 Sep 2026.
Makanan Minuman

Bahan-bahan 150 gr Nasi Kering Mogicom 2 Bawang Putih Garam secukupnya Ketumbar Bumbu Kaldu (optional) Cara Membuat Setelah mengetahui nasi...

Lodeh Tempe Dau...

Oleh Kyas1 | 26 Sep 2026.
Makanan Minuman

Bahan-bahan 1 papan tempe / 200 gram, potong kubus 1 genggam daun melinjo , sobek-sobek 1 lembar daun salam 1 ruas jempol lengkuas , geprek 300...

Nasi Tutug Reng...

Oleh Kyas1 | 26 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Nasi Tutug Rengginang adalah hidangan sederhana yang terbuat dari nasi hangat yang dicampur dengan rengginang serta bumbu-bumbu lainnya. M...

Bothok Tempe Te...

Oleh Kyas1 | 26 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Bothok Tempe Teri adalah hidangan praktis yang menjadi solusi ketika sulit menemukan daun pisang untuk membungkusnya. Hidangan ini merupak...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...