×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Museum

Elemen Budaya

Produk Arsitektur

Provinsi

Sulawesi Tenggara

Museum Istana Kamali Baadia

Tanggal 02 Jan 2019 oleh Roro .

Museum Istana Kamali Baadia, Pusat Kebudayaan Wolio, Baubau
Plaats:
 
Baubau
Provincie:
 
Sulawesi Tenggara
Land:
 
IND
Type organisatie:
 
Museum
Postadres:
 

Museum Istana Kamali Baadia, Pusat Kebudayaan Wolio
Baadia, Murhum
93711 Baubau

Informatie:
 
Rumah Adat Kamali berada dua rumah adat kamali. Rumah pertama yang difungsikan sebagai rumah tinggal dan rumah kedua yang difungsikan sebagai museum dan rumah tinggal pula.

Rumah adat Kamali merupakan tempat tinggal Sultan Buton ke 43 yang bernama Sultan Muhammad Falihi Kaimuddin (Sultan terakhir) dengan gelar Oputa Yi Baadia yang memerintah tahun 1938-1960. Setelah berakhir masa jabatannya, Kamali difungsikan menjadi museum dengan nama Museum Baa’dia, yang juga disebut Pusat Kebudayaan Wolio.

Rumah adat Kamali yang pertama berjumlah 44 tiang yang disangga dengan umpak batu yang dibuat dari batu karang, ukuran tiap umpak cukup bervariasi, ukuran umpak yang paling besar mempunyai tinggi 65 cm dan diameter 40 cm, sedangkan ukuran umpak rumah yang kecil memiliki tinggi 40 dan diameter 18 cm.

Rumah Adat Kamali yang kedua yang kini difungsikan sebagai museum Baadia memiliki denah berbentuk L. Jumlah tiang rumah ini sebanyak 126 tiang yang disangga dengan umpak batu yang dibuat dari batu karang, ukuran tiap umpak cukup bervariasi, ukuran umpak yang paling besar mempunyai tinggi 85 cm dan diameter 50 cm, sedangkan ukuran umpak rumah yang kecil memiliki tinggi 50 dan diameter 35 cm. Terdapat tambahan bagunan berupa serambi/teras pada bagian depan dan samping rumah.

Rumah ini terdiri atas dua tingkat dan terbagi dalam beberapa ruang. Tingkat pertama pada bagian depan dijadikan sebagai tempat menyimpan benda-benda kerajaan seperti guci, tempat wadah yang terbuat dari kuningan dan perak, keramik, baju-baju, dan foto-foto. Dan tingkat kedua juga dijadikan sebagai tempat penyimpan benda-benda kerajaan seperti wadah yang terbuat dari kuningan, gerabah, keramik, senjata (meriam kecil) gong, patung, tombak, bendera dan benda-benda lainnya. Pada bagian depan dan samping rumah terdapat meriam yang berjumlah tujuh buah yang terbuat dari besi dan kuningan.

Sumber: http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsulsel/2015/08/10/rumah-tradisional-kamali-sebagai-pusat-kebudayaan-wolio/

 

DISKUSI


TERBARU


Roti Bere'

Oleh Kyas1 | 05 Sep 2026.
Makanan Minuman

Roti Bere’, Si Manis dari Dapur Bugis Roti Bere’ merupakan kue tradisional Bugis yang punya cita rasa manis legit dengan tekstur lembut di dalam dan...

Baje Canggoreng

Oleh Kyas1 | 05 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Baje Canggoreng adalah makanan tradisional khas Sulawesi Selatan. Makanan ini dapat diartikan sebagai permen kacang tradisional. Teksturny...

Katiri Mandi

Oleh Kyas1 | 05 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Katiri mandi adalah salah satu kekayaan kuliner Indonesia, merupakan kue tradisional khas Bugis dan warisan rasa yang turun-temurun dilest...

Dodoro

Oleh Kyas1 | 05 Sep 2026.
Makanan Minuman

Sejarah Dodoro Dodoro adalah kue tradisional khas Bugis yang memiliki sejarah panjang dan terjalin erat dengan kehidupan masyarakat Bugis. Meskipun...

Sop Saudara

Oleh Kyas1 | 05 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Sop Saudara adalah hidangan berkuah yang merupakan salah satu ikon kuliner Makassar. Rasanya gurih, sedikit manis, dan memiliki aroma remp...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...