×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Ritual

Provinsi

Sulawesi Selatan

Asal Daerah

Sulawesi

Pajaga

Tanggal 14 Nov 2018 oleh Hamzahmutaqinf .

Seperti kita maklumi bahwa sebelum agama Islam masuk kerajaan Luwu (sebelum tahun 1604) maka yang dianut oleh masyarakat Luwu adalah agama Animisme. Agama yang mempercayai banyak dewa. Menurut kebudayaan bahwa seni lahir dari agama setelah pada satu tingkat kebudayaan, manusia percaya pada adanya dewa-dewa. Tarian Sulawesi Selatan

Mereka melakukan kultus sebagai pernyataan hubungan dan pengabdiannya kepada dewa-dewa itu, menggerakkan hati dewa-dewa agar dewa-dewa tersebut mengabulkan permohonan-permohonan mereka. Dan dilakukan tari-tarian untuk menyenangkan untuk mengambil hati dewa-dewa. Tari lahir gerak keasikan pemujaan dan permohonan, seterusnya agar tari tertentu dalam iramanya, ia diiringi dengan tabuhan suara bunyi-bunyian, yang berkembang menjadi seni musik.

Demikianlah sejarah timbulnya Tari Pajaga semasa Batara Guru I menjadi Pajung (Raja) di Luwu oleh beliau disuruhlah mencipta satu tarian sebagai suatu pemujaan kepada dewa-dewa dalam memenuhi permohonan manusia dan agar gerak itu mempunyai irama yang tetap maka gerak itu diiringi oleh nyanyian dan tabuhan gendang.

Sampai pada saat ini seni tari Pajaga itu, demikian pula dengan alat yang mengiringinya belum banyak mengalami perubahan atau dengan kata lain masih mendekati keaslian. Tarian Sulawesi Selatan

Asal mulanya sehingga tari ini diberi nama Pajaga. Dalam peningkatan kepercayaan rakyat Luwu dan setelah masuknya agama Islam di Luwu sehingga agama Islam pada itu menjadi agama kerajaan Luwu (tahun 1604). Maka tari ini tidak lagi menjadi tari yang menjadi hiburan raja-raja bahkan menjadi tari penghormatan kepada tamu-tamu raja yang datang ditarikan pada saat tertentu, seperti pada upacara kerajaan. Oleh karena tari tersebut sering.

Sumber:

http://wowi4views.blogspot.com/2013/05/kumpulan-tarian-sulawesi-lengkap.html

DISKUSI


TERBARU


Tari Bulu Gila

Oleh Kyas1 | 12 Sep 2026.
Tarian

Deskripsi Tari bulu gila, atau tari bambu gila, adalah permainan tradisional Maluku yang telah ada sejak masa penjajahan Portugis. Tarian ini kental...

Pura Goa Lawah

Oleh Kyas1 | 12 Sep 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Pura Goa Lawah merupakan perpaduan antara laut dan gunung, mengandung rasa terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam manifestasi Girin...

Pura Pucaksari

Oleh Kyas1 | 12 Sep 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Pura Pucaksari terletak di Desa Peninjoan yang beriklim sejuk karena letaknya berada di ketinggian. Dari pura ini, terlihat pemandangan kh...

Pura Luhur Kanc...

Oleh Kyas1 | 12 Sep 2026.
Produk Arsitektur

Letak Pura Pura ini terletak di banjar Batu Lantang, desa Sulangai, kecamatan Petang, Badung. Pengelingsir Pura Kelian Desa: I Made Sarka Kelian...

Pura Kawitan

Oleh Kyas1 | 12 Sep 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Pura Kawitan adalah tempat ibadah yang karakternya ditentukan oleh ikatan leluhur berdasarkan garis keturunan. Pura ini merupakan tempat p...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...