×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Produk Arsitektur

Elemen Budaya

Produk Arsitektur

Pura Kawitan

Tanggal 12 Sep 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Pura Kawitan adalah tempat ibadah yang karakternya ditentukan oleh ikatan leluhur berdasarkan garis keturunan. Pura ini merupakan tempat pemujaan roh leluhur yang telah suci bagi setiap warga atau kelompok kekerabatan. Pura Kawitan juga dikenal sebagai Padharman, yang merupakan bentuk pengembangan dari Pura Warga atau Pura Klen.

Jenis Pura Berdasarkan Kelompok Kekerabatan

  • Klen kecil (dadia): Kelompok kerabat yang terdiri dari beberapa keluarga inti maupun keluarga luas yang merasa berasal dari nenek moyang yang sama. Tempat pemujaan klen kecil disebut Pura Dadia.
  • Keluarga inti (batih): Terdiri dari seorang suami, istri, dan anak-anak yang belum menikah. Tempat pemujaan keluarga inti disebut Sanggah atau Merajan, juga dikenal sebagai Kemulan Taksu.
  • Keluarga luas (extended family): Terdiri dari lebih dari satu keluarga inti. Tempat pemujaan keluarga luas disebut Sanggah Gede atau Pemerajan Agung.
  • Klen besar: Kelompok kerabat yang lebih luas dari klen kecil, terdiri dari beberapa kelompok kerabat dadia. Anggota kelompok kerabat ini memiliki ikatan tempat pemujaan yang disebut Pura Paibon atau Pura Panti.

Nama Lain di Beberapa Daerah di Bali

Di beberapa daerah di Bali, tempat pemujaan seperti Pura Paibon atau Pura Panti memiliki sebutan lain.

  • Pura Batur (Batur Klen)
  • Pura Penataran (Penataran Klen)

Aturan dalam Rontal Siwagama

Rontal Siwagama menyebutkan beberapa ketentuan terkait pembangunan pura untuk pemujaan roh leluhur yang telah suci:

  • Setiap 40 keluarga batih patut membuat Pura Panti.
  • Setiap 20 keluarga batih patut mendirikan Pura Ibu.
  • Setiap 10 keluarga batih supaya membuat pelinggih Pratiwi.
  • Setiap keluarga batih membuat pelinggih Kamulan.

Sumber: https://pitarapitari.wordpress.com/jenis-pura-2/berdasarkan-karakter/pura-kawitan

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Pura Luhur Kanc...

Oleh Kyas1 | 12 Sep 2026.
Produk Arsitektur

Letak Pura Pura ini terletak di banjar Batu Lantang, desa Sulangai, kecamatan Petang, Badung. Pengelingsir Pura Kelian Desa: I Made Sarka Kelian...

Pura Kawitan

Oleh Kyas1 | 12 Sep 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Pura Kawitan adalah tempat ibadah yang karakternya ditentukan oleh ikatan leluhur berdasarkan garis keturunan. Pura ini merupakan tempat p...

Puja Mandala

Oleh Kyas1 | 12 Sep 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Puja Mandala adalah sebuah kompleks peribadatan unik yang terletak di Nusa Dua, Bali. Kompleks ini menampilkan lima rumah ibadah dari agam...

Rujak Natsepa

Oleh Kyas1 | 12 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Rujak Natsepa adalah salah satu daya tarik kuliner di Pantai Natsepa, Ambon, Maluku. Rujak ini terkenal karena keunikan sambal kacangnya y...

Baju Cele

Oleh Kyas1 | 12 Sep 2026.
Pakaian Tradisional

Deskripsi Pakaian adat Maluku ini dikenal dengan nama baju cele atau kain salele. Pakaian adat ini sebenarnya terlihat cukup sederhana dan tidak ser...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...