×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Ritual

Provinsi

Nusa Tenggara Timur

Asal Daerah

Larantuka

Perpetu

Tanggal 17 Nov 2018 oleh Deni Andrian.

Bagi umat Katolik di Larantuka, Nusa Tenggara Timur, perayaan Paskah bukan hanya peringatan Hari Kebangkitan Isa Al Masih bagi umat Kristen. Namun juga merupakan ritual agama yang memadukan ritual ibadah dan adat, sebuah perayaan budaya.

Bukan hanya jemaat dari desa-desa di Larantuka yang menikmati perayaan itu. Peziarah dari penjuru nusantara yang lain dan turis mancanegara pun datang untuk menyaksikan kemeriahan ritual Paskah di Larantuka.

Menjelang acara puncak Semana Santa pada Jumat (14/4), umat di Kapela Tuhan Meninu, Kelurahan Sarotari, menggelar ritual Perpetu. Ritual ini memiliki arti, petugas Mardomu pada tahun sebelumnya yang tetap melayani Tuhan dengan membakar lilin di dalam gereja.

"Semua ibu-ibu tidur di kapela/gereja sampai jam 03.00 WIB subuh. Nanti dilanjutkan dengan upacara Trewa dengan membunyikan lonceng dan disambut oleh warga dengan segala macam bunyian sebagai lambang mulai berkabung," ujar Sekretaris panitia Semana Santa, Mikael Mige Sakera kepada detikcom, Rabu (12/4/2017).

Menurut Mikael, sebelum upacara prosesi laut, panitia juga melakukan ritual Tikam Turo (pasang lilin) sepanjang area yang akan dilintasi umat saat perarakan patung. "Persiapan sudah dimulai sejak lima minggu sebelum Paskah setiap hari Rabu," kata dia.

Kapela Tuan Ana merupakan salah satu tempat yang penting dalam prosesi ritual Paskah di Larantuka. Di lokasi ini lah, patung Tuan Ana (Yesus) yang dianggap sakral diletakkan di dalam keranda di ruang klausur tertutup. Patung Tuan Ana hanya 'keluar' dari persemayaman saat Paskah, setelah 'dijemput' oleh Tuan Ma (Bunda Maria) yang bersemayam di Kapela Tuan Ma, tak jauh dari Kapela Tuan Ana.

Patung Tuan Ana dan Tuan Ma nantinya akan diarak menuju Gereja Katedral Renha Rosari Larantuka saat Jumat Agung. Prosesi ini yang disebut masyarakat Larantuka sebagai Semana Santa.

Di Kapela Tuan Ma, yang masih menggunakan Bahasa Portugis untuk berdoa, meja-meja kecil untuk mengaji dan meletakkan lilin sudah tersusun rapi. Di tempat Patung Tuan Ma disemayamkan itu, mardomu melantunkan kidung pujian bagi Yesus dan Bunda Maria setiap malam.

Rabu Trewa

Saat Rabu Trewa tiba, usai melakukan misa warga Larantuka bersiap dengan ritual membuat bunyi-bunyian, pertanda saat berduka menjelang hari kematian Yesus Kristus. Pada malam Rabu Terbelenggu itu, warga mengenang peristiwa saat Yesus dibelenggu tentara Romawi lalu diseret mengelilingi Kota Nazareth setelah ditangkap akibat pengkhianatan muridnya, Yudas Iskariot.

"Warga membuat bunyi-bunyian dengan peralatan apa saja yang bisa menimbulkan bebunyian," ujar Mikael.

Malam ini untuk terakhir kalinya warga diizinkan membuat bebunyian atau memasang musik, sesudahnya bunyi-bunyian dilarang. Keesokan harinya, suasana di Larantuka akan sepi, tanpa bunyi-bunyian.

Menurut kepercayaan di Larantuka, warga bahkan tidak boleh mengangkat kakinya, tidak boleh naik pohon, memotong kayu dan membawa kendaraan dengan kencang pada saat itu. Pada Kamis Putih itu, jemaat mengenang penderitaan Yesus di tiang salib. Mereka melakukan misa pagi di Gereja Katedral Renha Rosari. Hingga pada puncak acara pada Jumad Agung

sumber: https://news.detik.com/berita/d-3473312/mengenal-tradisi-perpetu-ritual-jelang-paskah-di-larantuka-ntt

#SBJ

Kapela/gereja Tuhan Meninu tempat star awal prosesi Semana Santa. Foto: Petrus Ola/detikcom
Warga sedang membunyikan bunyian di depan kapela Tuhan Ana. Foto: Petrus Ola/detikcom

DISKUSI


TERBARU


Tari Bulu Gila

Oleh Kyas1 | 12 Sep 2026.
Tarian

Deskripsi Tari bulu gila, atau tari bambu gila, adalah permainan tradisional Maluku yang telah ada sejak masa penjajahan Portugis. Tarian ini kental...

Pura Goa Lawah

Oleh Kyas1 | 12 Sep 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Pura Goa Lawah merupakan perpaduan antara laut dan gunung, mengandung rasa terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam manifestasi Girin...

Pura Pucaksari

Oleh Kyas1 | 12 Sep 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Pura Pucaksari terletak di Desa Peninjoan yang beriklim sejuk karena letaknya berada di ketinggian. Dari pura ini, terlihat pemandangan kh...

Pura Luhur Kanc...

Oleh Kyas1 | 12 Sep 2026.
Produk Arsitektur

Letak Pura Pura ini terletak di banjar Batu Lantang, desa Sulangai, kecamatan Petang, Badung. Pengelingsir Pura Kelian Desa: I Made Sarka Kelian...

Pura Kawitan

Oleh Kyas1 | 12 Sep 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Pura Kawitan adalah tempat ibadah yang karakternya ditentukan oleh ikatan leluhur berdasarkan garis keturunan. Pura ini merupakan tempat p...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...