×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Legenda

Elemen Budaya

Cerita Rakyat

Provinsi

Sumatera Barat

Asal Daerah

Lembah Harau

Putri Sari Banilai

Tanggal 19 Nov 2018 oleh Hamzahmutaqinf .

Alkisah, waktu dulu berlayarlah seorang Raja Hindustan bernama Maulana Kari dengan permaisurinya Sari Banun untuk merayakan pertunangan anaknya bernama Sari Banilai dengan Bujang Juaro. Puti Sari Banilai ikut bersama orang tuanya. Sebelum berlayar, kedua anak muda tersebut telah bersumpah, kalau Sari banilai mengingkari janji pertunangan tersebut, ia akan menjadi batu dan sebaliknya kalau Bujang Juaro yang ingkar, ia akan menjadi ular naga.


Tanpa sadar kapal mereka terbawa arus dan hanyut terjepit di Lembah Harau di antara dua bukit batu terjal serta ditahan akar kayu yang melintang di antara kedua bukit tersebut. Agar kapal tidak hanyut, sang raja menambatkannya pada sebuah batu yang terdapat di sana. Batu tersebut sampai sekarang masih bernama Batu Tambatan Kapal/perahu. Dengan persetujuan Rajo Darah Putiah yang berkuasa pada waktu itu di Lembah Harau maka Raja Maulana Kari beserta keluarganya diizinkan untuk tinggal menetap. Karena sudah tidak mungkin lagi kembali ke negerinnya mereka putuskan untuk menetap di sana. Raja Maulana Kari tidak mengetahui sumpah putrinya, mengawinkan Puti Sari Banilai dengan seorang pemuda di daerah tersebut yang bernama “Rambun Pade”. Dari perkimpoian ini lahir seorang anak laki-laki yang gagah. Raja Maulana Kari dan istrinya sangat saying pada cucunya ini sehingga apapun permintaannya dipenuhi.

Tersebutlah suatu ketika sang raja membuatkan mainan untuk cucunya ini sehingga ia setiap hari asyik dengan mainannya itu. Pada suatu hari mainan tersebut jatuh ke dalam laut. Sang cucu memanggil ibunya untuk mengambilkan mainan tersebut. Lalu si ibu melompat ke dalam laut untuk mengambilkannya, namun mainan itu hanyut tidak di temukan lagi. Pada saat itu datanglah ombak yang mendorong Sari Banilai sampai ke tepi dan terjepit di antara dua buah batu. Pada saat itu Puti Sari Banilai memohon agar air laut itu surut dan kering.
Lambat laun dari kaki Puti Sari Banilai mulai menjadi batu. Saat itulah teringat akan sumpahnya dan sebelum keseluruhan badannya menjadi batu, ia memohon kepada tuhan agar perlengkapan rumah tangganya dibawakan dan diletakkan di dekat ia terjepit.

Di lembah Harau pada dinding terjal di sebelah kiri (dekat echo) sayup-sayup Nampak sebuah batu seakan-akan berbentuk seorang ibu yang sedang menggendong anaknya, hamparan tikar dan sebuah batu yang berbentuk lumbung padi.

Demikianlah legenda Lemba Harau. Legenda ini masih hidup dalam masyarakat, dalam cerita randai yang bernama “Randai sari Banilai” salah satu bentuk kesenian tradisional masyarakat di sana.

Sumber:

https://bubututan.wordpress.com/2012/09/15/legenda-puti-sari-banilai-legenda-lembah-harau-minangkabau/

DISKUSI


TERBARU


Alen-alen

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Alen-alen adalah jajanan atau cemilan khas Trenggalek, Jawa Timur. Rasanya gurih dan renyah. Namanya berasal dari kata "ali-ali" k...

Mi Jebew

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Mi Jebew adalah makanan khas Garut yang menggunakan bahan dasar mi telur atau keriting. Ciri khasnya adalah rasa pedas dari campuran minya...

Rumbah Semangge...

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Rumbah Semanggen adalah kuliner khas dari Indramayu yang berbahan dasar tanaman semanggi. Daun semanggi banyak tumbuh di sawah maupun rawa...

Kue Gemblong

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Kue Gemblong adalah makanan tradisional yang terbuat dari beras ketan, berbentuk bulat, digoreng, dan dilapisi dengan larutan gula setelah...

Jadah Tempe

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Jadah tempe adalah kuliner Nusantara khas Yogyakarta yang unik karena kekontrasannya. Jadah yang lembut dan gurih dipadukan dengan tempe b...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

<g Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiri...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...