|
|
|
|
|
|
Arca Bhairawa Tanggal 31 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Arca Bhairawa yang berada di Museum Nasional memiliki tinggi hampir tiga meter dan berwarna kecoklatan. Arca ini digambarkan menyeramkan, berdiri di atas mayat dan lapik dari sejumlah tengkorak. Salah satu tangannya memegang mangkuk berisi cairan darah manusia, dan tangan lainnya memegang pisau untuk menyembelih musuh. Ciri menonjol arca Bhairawa secara umum adalah bersifat ganas, memiliki taring, dan sangat besar seperti raksasa. Arca ini terpahat dari batu tunggal dan sebagian besar badannya ditemukan terpendam di dalam tanah. Ketika ditemukan, masyarakat setempat belum menyadari bahwa itu adalah peninggalan arkeologis, sehingga memanfaatkannya sebagai batu asah dan untuk menumbuk padi, yang terlihat dari kaki kirinya yang halus dan sisi kirinya yang tidak sempurna.
Arca Bhairawa di Museum Nasional berasal dari areal persawahan di tepi sungai Padang Roco, Kabupaten Sawahlunto, Sumatera Barat. Arca Bhairawa banyak ditemukan di Sumatera, namun beberapa juga terdapat di Jawa Timur dan Bali.
Bhairawa adalah perwujudan dari dewa Siwa dalam agama Hindu, yang dipandang sebagai dewa perusak alam semesta. Dalam aliran Tantrayana, Siwa memiliki penjelmaan Bhairawa. Wahana atau kendaraan Siwa dalam perwujudannya sebagai Bhairawa adalah serigala, karena upacara Tantrayana dilakukan di lapangan mayat dan serigala adalah hewan pemakan mayat. Arca ini dipercaya merupakan perwujudan Raja Adityawarman, pendiri Kerajaan Pagaruyung, seorang panglima Kerajaan Majapahit berdarah Melayu.
Upacara memuja Bhairawa dilakukan oleh penganut aliran Tantrayana, baik umat Hindu maupun Buddha, bertujuan untuk dapat bersatu dengan dewa saat masih hidup. Mereka melakukan upacara jalan pintas yang disebut Pancamakarapuja, yaitu ritual dengan melakukan lima hal yang terlarang, dikenal sebagai "lima ma":
Sumber: https://museumnasional.wordpress.com/2010/10/14/arca-bhairawa
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
<g Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiri... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |