×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Produk Arsitektur

Elemen Budaya

Produk Arsitektur

Provinsi

Maluku

Asal Daerah

Banda Neira, Maluku

Benteng Belgica

Tanggal 28 Jul 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Benteng Belgica adalah sebuah benteng bersejarah yang berlokasi di Banda Neira, Maluku. Benteng ini awalnya dibangun oleh bangsa Portugis, kemudian dibangun kembali dan diperluas oleh VOC. Benteng ini memiliki bentuk segi lima dan terletak 30 meter di atas permukaan laut. Terdapat dua bangunan utama; bangunan pertama memiliki dinding setebal dan kokoh dengan panjang sisi sekitar 40 meter dan tinggi 5,4 meter, dilengkapi ruang jaga di setiap sudutnya. Bangunan kedua di bagian dalamnya juga berbentuk segi lima, dengan setiap sudut terdapat menara setinggi 13,8 meter. Di bangunan kedua ini, terdapat sekitar 18 ruangan yang dapat digunakan untuk prajurit atau menyimpan amunisi, dengan langit-langit melengkung. Benteng ini diperkirakan dapat menampung sekitar 400 tentara dan memiliki tangga menuju lorong bawah tanah.

Sejarah Singkat

Benteng Belgica awalnya dibangun di bukit Banda Neira oleh bangsa Portugis pada abad ke-16. Kemudian, pada tahun 1611, benteng ini dibangun kembali oleh VOC atas perintah Gubernur Jenderal Pieter Both. Pembangunan benteng ini bertujuan untuk menghadapi warga Banda yang menentang monopoli perdagangan pala oleh VOC. Pada tahun 1611, VOC membangun Benteng Belgica I dan kemudian ditambahkan Benteng Neira di atasnya. Sekitar tahun 1660, kedua benteng ini dibongkar dan diganti dengan Benteng Belgica II. Perencanaan Benteng Belgica III dilakukan pada tahun 1667 dan selesai pada tahun 1673. Pada tahun 1795, benteng ini dipugar oleh Francois van Boeckholtz sebagai persiapan menghadapi serangan Inggris, namun pada tahun 1796 benteng ini berhasil direbut oleh Inggris. Benteng Belgica secara resmi terdaftar sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional pada tahun 1915 dan dipugar oleh Indonesia pada tahun 1991.

Lokasi dan Akses

Benteng Belgica terletak di Banda Neira, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, Indonesia. Dari pelabuhan Banda Neira, benteng ini dapat dicapai dengan berjalan kaki sekitar 500 meter atau menggunakan ojek. Untuk mencapai Banda Neira, pengunjung harus menyeberangi lautan dari Ambon, dengan kapal yang beroperasi dua kali seminggu. Harga tiket kapal sekitar Rp400.000, atau dapat menyewa speedboat dengan biaya sekitar Rp3-4 juta.

Informasi Pengunjung

  • Harga Tiket Masuk: Rp20.000 per orang (harga sama untuk weekday, weekend, dan tanggal merah).
  • Jam Operasional: Buka dari jam 08.00 hingga 17.00 WIT.

Sumber: https://www.orami.co.id/magazine/benteng-belgica

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Benteng Van Der...

Oleh Kyas1 | 28 Jul 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Benteng Van der Wijck merupakan benteng tua peninggalan sejarah Hindia Belanda. Lokasinya berada di Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, sekitar...

Tradisi Memasak...

Oleh Kyas1 | 28 Jul 2026.
Ritual

Deskripsi Masyarakat Bengkulu Tengah, khususnya suku Rejang, masih mempertahankan tradisi dalam proses memasak makanan untuk pesta pernikahan. Tradi...

Rampak Rebana B...

Oleh Kyas1 | 28 Jul 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Rampak Rebana Belarak merupakan tradisi tertua di Bengkulu Tengah. Tradisi ini adalah penyambutan tamu penting, pengantin, dan orang penti...

Pendap

Oleh Kyas1 | 28 Jul 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Pendap adalah kudapan berbahan dasar ikan khas Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu. Keunikannya terletak pada penggunaan daun ta...

Curup Gangsa

Oleh Kyas1 | 28 Jul 2026.
Cerita Rakyat

Deskripsi Curup Gangsa adalah air terjun yang berlokasi di Kabupaten Way Kanan, Lampung. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 50 meter dengan...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...