×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Cerita Rakyat

Elemen Budaya

Cerita Rakyat

Provinsi

Lampung

Asal Daerah

Kabupaten Way Kanan, Lampung

Curup Gangsa

Tanggal 28 Jul 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Curup Gangsa adalah air terjun yang berlokasi di Kabupaten Way Kanan, Lampung. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 50 meter dengan lebar pematang air sekitar 20 meter. Panoramanya memadukan air terjun dengan hijaunya hutan di lereng pegunungan. Di sepanjang sungai, banyak batu-batu besar tersebar yang menambah keindahan pemandangan secara keseluruhan. Selain air terjun utama, terdapat juga air terjun kecil yang terpisah namun masih dalam satu wilayah. Lokasi Curup Gangsa berada di perbukitan, menjadikannya sesuai untuk kegiatan petualangan seperti memancing atau berenang. Untuk mencapai dasar air terjun dan merasakan debur sungai, pengunjung harus menuruni 67 anak tangga. Di puncak bukit di atas air terjun terdapat pura sakral bagi masyarakat Hindu setempat dan juga kentongan yang dihormati.

Lokasi dan Akses

Curup Gangsa berlokasi di Dusun Tanjung Raya, Desa Kotaway, Kasui, Kabupaten Way Kanan, Lampung. Dari Bandar Lampung, perjalanan menuju Curup Gangsa memakan waktu sekitar 4-5 jam ke Kabupaten Way Kanan. Dari Baradatu, pusat ekonomi di Way Kanan, perjalanan dilanjutkan ke Desa Kotaway, yang memakan waktu sekitar 1,5 jam. Jarak dari Blambangan Umpu, Ibukota Kabupaten Way Kanan, menuju Curup Gangsa sekitar 40 km. Akses ke lokasi dapat menggunakan kendaraan roda empat, namun roda dua dianggap lebih menantang dan menyenangkan. Jalanan menuju Curup Gangsa dari Pasar Kasui (sekitar 5 km) kurang mulus dan banyak berlubang. Sepanjang perjalanan, pengunjung dapat menemukan perkebunan kopi dan lada, serta perkampungan yang memiliki rumah pentas suku Semendo.

Fasilitas dan Kondisi

Meskipun merupakan objek wisata, Curup Gangsa masih belum tergarap secara optimal. Terdapat semak-semak dan rumput liar yang mengganggu perjalanan menuju lokasi air terjun. Tangga yang ada menuju air terjun merupakan buatan Belanda dari masa lalu ketika mereka mencoba membangun PLTA. Fasilitas seperti ruang ganti dan tempat berteduh disediakan, meskipun hanya berupa gubuk-gubuk kecil. Masyarakat setempat telah meminta bantuan pemerintah untuk mengoptimalkan dan memfasilitasi objek ini, tetapi belum ada tanggapan.

Tiket Masuk

Biaya masuk ke Curup Gangsa adalah Rp 5.000 per orang pada hari libur atau hari besar. Pada hari biasa, tidak dipungut biaya masuk (gratis). Ada biaya tiket tambahan jika pengunjung ingin mendaki Puncak Batu.

Larangan dan kepercayaan

Pengunjung dilarang memukul kentongan yang ada di puncak bukit dekat pura. Jika larangan ini dilanggar, dibutuhkan ayam hitam sebagai persyaratan permohonan maaf.

Sumber: https://jejakpiknik.com/curup-gangsa

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Benteng Van Der...

Oleh Kyas1 | 28 Jul 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Benteng Van der Wijck merupakan benteng tua peninggalan sejarah Hindia Belanda. Lokasinya berada di Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, sekitar...

Tradisi Memasak...

Oleh Kyas1 | 28 Jul 2026.
Ritual

Deskripsi Masyarakat Bengkulu Tengah, khususnya suku Rejang, masih mempertahankan tradisi dalam proses memasak makanan untuk pesta pernikahan. Tradi...

Rampak Rebana B...

Oleh Kyas1 | 28 Jul 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Rampak Rebana Belarak merupakan tradisi tertua di Bengkulu Tengah. Tradisi ini adalah penyambutan tamu penting, pengantin, dan orang penti...

Pendap

Oleh Kyas1 | 28 Jul 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Pendap adalah kudapan berbahan dasar ikan khas Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu. Keunikannya terletak pada penggunaan daun ta...

Curup Gangsa

Oleh Kyas1 | 28 Jul 2026.
Cerita Rakyat

Deskripsi Curup Gangsa adalah air terjun yang berlokasi di Kabupaten Way Kanan, Lampung. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 50 meter dengan...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...