×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Pakaian Tradisional

Elemen Budaya

Pakaian Tradisional

Provinsi

Jawa Timur

Blangkon Sumenep

Tanggal 25 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Blangkon khas Sumenep adalah penutup kepala tradisional yang sering dipakai oleh raja-raja terdahulu dan saat ini dilestarikan oleh pemerintah daerah. Blangkon ini memiliki filosofi "abhâlângajâ ngembhân pakon" yang berarti berupaya maksimal melaksanakan amanah. Meskipun ada kemiripan bentuk dengan blangkon daerah lain seperti Solo atau Yogyakarta, Blangkon Sumenep memiliki ciri khas tersendiri pada motif, jenis, dan lipatannya. Simbol budaya ini mencerminkan tanggung jawab dan amanah pemakainya.

Jenis-jenis Blangkon Sumenep

  • Blângkon Pasonḍhân: Digunakan oleh bupati atau adipati sebagai pengganti mahkota. Memiliki sompèng (ekor) kanan sepanjang 9 cm dan kiri 6 cm. Jenis ini dipengaruhi oleh tradisi Pasundan karena hubungan sejarah.
  • Blângkon Tongkosan: Dipakai oleh pejabat dan kerabat keraton. Memiliki ekor kanan dan kiri sepanjang 6 cm.
  • Blângkon Ghântong Rè'-kèrè': Digunakan sehari-hari, terutama dengan busana sorjan billabanten. Ekor blangkon ini lebih panjang, sekitar 12 cm, dan memiliki sedikit kemiripan dengan odheng Ponorogo.

Penggunaan dan Pelestarian

Bupati Sumenep, Fauzi, mewajibkan para ASN pria di Sumenep untuk memakai blangkon dan batik tulis khas Sumenep setiap hari Kamis dan Jumat. Selain itu, setiap tamu yang berkunjung ke Rumah Dinas Bupati, yang berada di lingkungan Keraton Sumenep, diwajibkan memakai blangkon. Kebijakan ini bertujuan untuk menghidupkan nuansa Keraton Sumenep sebagai aset berharga warisan leluhur yang perlu dirawat dan dilestarikan.

Sumber: https://matamaduranews.com/kenapa-bupati-fauzi-suka-pakai-blangkon

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Nasi Ulam Khas...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Nasi ulam khas Betawi adalah hidangan nasi dengan campuran sambal, daun kemangi, kacang tumbuk, dan serundeng. Hidangan ini memiliki cita...

Seni Pahat Kard...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Ritual

Deskripsi Seni pahat Karduluk adalah kerajinan ukiran kayu yang berasal dari Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura. Berbeda de...

Nasi Gurih Khas...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Nasi gurih adalah menu sarapan yang sangat populer di daerah Aceh. Hidangan ini memiliki cita rasa yang berbeda dari nasi biasa karena dim...

Tari Seblak Rim...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Seblak Rimong adalah tari kreasi Banyumasan yang diciptakan oleh Sanggar Dharmo Yuwono Purwokerto. Nama "Seblak" berarti dola...

Biliu

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Pakaian Tradisional

Deskripsi Biliu merupakan pakaian adat Gorontalo yang khusus dikenakan oleh mempelai perempuan. Pakaian ini terlihat cantik dan memiliki banyak hias...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...