×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Tarian

Provinsi

Jawa Tengah

Asal Daerah

Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta

Jathilan

Tanggal 27 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Asal-usul

Tari Kuda Lumping merupakan tarian rakyat yang berasal dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Di Yogyakarta, tarian ini dikenal sebagai Jathilan. Menurut sejarah, tarian ini sudah ada sejak zaman primitif dan awalnya digunakan sebagai sarana upacara ritual yang bersifat magis, dengan alat dan pakaian penari yang sederhana. Seiring perkembangan zaman, instrumental dan kostum penari menjadi lebih lengkap dan kreatif. Dari hanya untuk ritual, tarian ini kini juga menjadi seni pertunjukan dengan gerakan yang lebih dinamis, kreatif, dan bervariasi.

Gerak & Struktur

Tarian Kuda Lumping menggambarkan peperangan dengan penunggang kuda dan bersenjatakan pedang. Selain penari berkuda, ada juga penari bertopeng yang berperan sebagai penthul, bejer, cepet, gendruwo, dan barongan. Penari Kuda Lumping seringkali mengalami "trance" atau kesurupan, di mana mereka tidak sadarkan diri dan bahkan bisa memakan barang-barang dari kaca. Arena pertunjukan Kuda Lumping bersifat tetap, berbeda dengan reog yang arenanya tidak tetap karena sering mengiringi karnaval atau upacara tertentu.

Kostum & Properti

Para penari menaiki kuda yang terbuat dari bambu dan membawa pedang, seolah-olah hendak berperang melawan musuh. Mereka mengenakan kostum dan tata rias muka yang realistis. Namun, ada juga grup Kuda Lumping yang kostumnya non-realistis, terutama pada tutup kepala yang menggunakan irah-irahan wayang orang.

Jumlah Penari

Pendukung pertunjukan Kuda Lumping biasanya berjumlah 35 orang, terdiri dari 20 penari, 10 penabuh instrumen, 4 pembantu umum atau penjaga keamanan, dan 1 koordinator pertunjukan.

Sumber: https://koropak.co.id/17590/tari-jathilan-tarian-tradisional-tertua-dari-daerah-istimewa-yogyakarta

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI



  • asik

    asik

    Diskusi oleh Chrisnawati . 27 Oct 2026, 21:48:52.


  • TERBARU


    Legenda Sumala

    Oleh Kyas1 | 27 Oct 2026.
    Cerita Rakyat

    Deskripsi Kisah horor ini berlatar Kabupaten Semarang, di mana Sumala adalah sosok hantu yang meneror anak-anak dan seorang gadis bernama Kumala. Ce...

    Asal Usul Gunun...

    Oleh Kyas1 | 27 Oct 2026.
    Cerita Rakyat

    Cerita Menurut legenda, Pulau Jawa dulunya tidak seimbang. Para dewa memutuskan untuk memindahkan Gunung Jamurdipa ke tengah Pulau Jawa agar seimban...

    Sop Manten Gala...

    Oleh Kyas1 | 27 Oct 2026.
    Makanan Minuman

    Bahan-bahan 1 buah galantin ayam (potong potong) 2 buah wortel iris tipis 1 buah kembang kol ukuran sedang potong2 250 gr jamur kuping segar pot...

    Wedang Dongo

    Oleh Kyas1 | 27 Oct 2026.
    Makanan Minuman

    Deskripsi Wedang dongo adalah minuman hangat khas Solo yang sekilas mirip dengan wedang rondhe. Perbedaan utama keduanya terletak pada jumlah ronde...

    Jathilan

    Oleh Kyas1 | 27 Oct 2026.
    Tarian

    Asal-usul Tari Kuda Lumping merupakan tarian rakyat yang berasal dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Di Yogyakarta, tarian ini dikenal...

    FITUR


    Gambus

    Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
    Alat Musik

    <g Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiri...

    Hukum Adat Suku...

    Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
    Aturan Adat

    Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

    Fuu

    Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
    Alat Musik

    Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

    Ukiran Singa Ba...

    Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
    Ornamen Arsitektural

    Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...