|
|
|
|
|
|
Kajang Leko Tanggal 28 Jul 2026 oleh Kyas1 . |
Rumah adat Jambi yang bernama Kajang Leko memiliki banyak keunikan. Arsitektur bangunannya dibuat berdasarkan latar belakang dan faktor budaya. Rumah ini adalah tempat tinggal masyarakat Jambi yang bermarga Bathin, suku yang tinggal di barat pegunungan Bukit Barisan. Hingga kini, masyarakat marga Bathin masih mempertahankan adat istiadat yang diwariskan oleh leluhur dan nenek moyangnya. Marga Bathin berasal dari 60 tumbu (keluarga) yang pindah dari Koto Rayo, yang menjadi cikal bakal masyarakat bermarga Bathin V dengan lima dusun. Salah satu perkampungan marga Bathin yang masih utuh hingga saat ini ialah Kampung Lamo di Rantau Ranjang, di mana rumah-rumah dibangun dengan bentuk memanjang dan terpisah dengan jarak sekitar 2 meter, dengan lumbung padi di bagian belakang rumah.
Rumah adat Jambi Kajang Lako berbentuk rumah panggung persegi panjang dengan ukuran panjang 12 meter dan lebar 9 meter, menggunakan 30 tiang. Bentuk empat persegi panjang ini bertujuan untuk mempermudah penyusunan ruangan sekaligus menyesuaikan dengan fungsinya. Bangunan ini terbuat dari kayu ulin khas Jambi, sementara dindingnya berukir Masinding. Tiang rumah berjumlah 30, terdiri dari 24 tiang utama dan 6 tiang palamban. Tiang utama dipasang dalam bentuk enam dengan panjang masing-masing tiang sekitar 4.25 meter.
Rumah adat Jambi Kajang Lako memiliki atap bangunan rumah panggung yang dinamai "gajah mabuk". Bubungan atap dibuat mirip seperti perahu dengan ujung atasnya melengkung ke atas, dikenal dengan sebutan "potong jerambah" atau "lipat kajang". Bagian atas atap dinamai "kasau", terbuat dari mengkuang atau ijuk yang dianyam dan dilipat dua untuk mencegah air hujan masuk ke dalam rumah.
Dinding samping bangunan terbuat dari papan yang diukir. Pintu rumah terdiri dari tiga macam dengan fungsi dan peranan yang berbeda:
Rumah adat Jambi Kajang Lako memiliki delapan ruangan yang berbeda, masing-masing dengan fungsi yang berbeda:
Sumber: https://www.orami.co.id/magazine/rumah-adat-jambi
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |