×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Pusaka

Elemen Budaya

Seni Pertunjukan

Provinsi

Jawa Tengah

Asal Daerah

Surakarta

Kebo Bule

Tanggal 03 May 2023 oleh Haha_Ryan_21 .

Kebo Bule adalah kerbau albino yang dipelihara oleh Keraton Surakarta Hadiningrat. Bagi Keraton Surakarta, Kebo Bule merupakan pusaka kerajaan yang memiliki nilai keramat. Nilai ini didapat dari sejarah perjalanan Pakubuwono II pada abad ke-18 setelah melakukan pertapaan di bawah pohon Sawo Jajar. Menurut catatan sejarah, saat Pakubuwono II hendak kembali ke Kartasura, dia membawa pusaka yang memiliki nama Kyai Slamet. Dalam perjalanan tersebut, Pakubuwono II diwajibkan untuk membawa Kebo Bule sebagai pengiring perjalanan pulang.

Terdapat sumber lain yang mengatakan bahwa Kebo Bule merupakan kerbau pemberian dari Kyai Hasan Beshari Tegalsari Ponorogo kepada Pakubuwono II. Peristiwa tersebut berlangsung saat Pakubuwono II pulang dari Pondok Tegalsari setelah adanya peristiwa Geger Pacinan yang menghancurkan Kartasura.

Menurut pandangan masyarakat, Kebo Bule merupakan hewan yang memiliki kekuatan ghaib. Beberapa masyarakat juga menganggap bahwa Kebo Bule merupakan peruwujudan dari kakek sakti bernama Kyai Slamet. Sebagai hewan yang dianggap memiliki kesaktian dan daya magis, Kebo Bule seringkali diasosiasikan dengan hewan pembawa berkah. Anggapan tersebut tercermin melalui tindakan ngalap berkah (mencari berkah) pada malam Satu Suro. Masyarakat rela berdesak-desakan mengambil kotoran dan menyentuh badan Kebo Bule karena adanya kepercayaan akan mendapatkan berkah dan terhindar dari nasib buruk.

Kebo Bule selain menjadi hewan yang dikeramatkan, juga memiliki fungsi sebagai cucuk lampah (pengawal) dalam upacara perayaan malam Satu Suro. Malam Satu Suro merupakan perayaan setahun sekali yang diadakan oleh Keraton Surakarta untuk merayakan tahun baru Islam. Ide perayaan ini sendiri tidak muncul atas dasar kehendak murni keraton, akan tetapi diusulkan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1970. Tradisi ngalap berkah dari perayaan malam Satu Suro pun juga bukan ide dari Keraton, melainkan pesan yang memang secara simbolik dimaknai oleh masyarakat sebagai sesuatu kegiatan yang dapat mendatangkan keberkahan.

Bagi kalian yang penasaran dengan eksistensi Kebo Bule dan ingin melihatnya secara langsung silahkan berkunjung ke Alun-Alun Kidul Surakarta. Di sana Kebo Bule dapat dilihat secara dekat dan jika ingin menyentuhnya secara langsung dapat dengan cara memberinya makanan berupa rerumputan. Biasanya di dekat kerbau tersebut tinggal, terdapat orang-orang yang menjual rerumputan sebagai pakan.

Untuk kalian yang sama sekali belum pernah melihat Kebo Bule, berikut penampakannya yang saya abadikan menggunakan kamera HP dan gambar dari solopos.com

Gambar Kebo Bule setelah berendam di lumpur
Gambar Kebo Bule. Sumber: solopos.com

DISKUSI


TERBARU


Soto Bancar Pur...

Oleh Netizen Budiman | 22 Jun 2026.
Makanan

Soto adalah salah satu masakan Indonesia yang sangat populer dan bisa ditemukan hampir di setiap daerah, masing-masing dengan ciri k...

Kuntulan: Kesen...

Oleh Netizen Budiman | 22 Jun 2026.
Kesenian

Kuntulan Semangkung merupakan sebuah Kesenian asal Banjarnegara, lebih tepatnya dari dusun Semangkung, Kecamatan Punggelan. Warisan budaya yang memik...

Rampak Gendang

Oleh Andhika | 22 Jun 2026.
Kesenian

Rampak Gendang merupakan kesenian yang berasal dari Jawa Barat. Sesuai dengan namanya, Rampak Gendang merupakan kesenian yang menggunakan gendang ata...

Aksara Lampung

Oleh Ghinai | 22 Jun 2026.
Aksara

Aksara Lampung merupakan sistem tulisan tradisional yang digunakan oleh masyarakat Lampung sejak berabad-abad lalu. Aksara ini termasuk dalam rumpun...

Tari Jauk

Oleh Budayawan | 22 Jun 2026.
Tari

Tari Jauk adalah salah satu tari tradisional khas Bali yang terkenal karena gerakannya yang enerjik, ekspresif, dan penuh karakter. Tarian ini biasan...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...